Miris, Perceraian di Ogan Komering Ulu Melonjak, Penyebabnya Bikin Syok
Selasa, 15 Juni 2021 - 12:49 WIB
loading...
A
A
A
“Tahun ini lumayan meningkat, kalau pada periode Juni 2020 sebanyak 264 kasus dan 598 kasus hingga akhir tahun, tahun ini sampai periode Juni sudah 322 kasus,” katanya.
Peningkatan kasus cerai ini disebabkan karena beberapa faktor seperti ketidakharmonisan pasangan suami dan istri yang memicu pertengkaran dalam rumah tangga hingga memutuskan untuk bercerai.
Selain itu ada juga faktor ekonomi menjadi penyebab utama meningkatkan kasus cerai dimana suami tidak punya pekerjaan tetap dan tidak mampu memberikan nafkah kepada anak dan istrinya.
“Faktor lainnya juga ada disebabkan pihak ketiga atau perselingkuhan dan terakhir akibat adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," jelasnya.
Peningkatan kasus cerai ini disebabkan karena beberapa faktor seperti ketidakharmonisan pasangan suami dan istri yang memicu pertengkaran dalam rumah tangga hingga memutuskan untuk bercerai.
Selain itu ada juga faktor ekonomi menjadi penyebab utama meningkatkan kasus cerai dimana suami tidak punya pekerjaan tetap dan tidak mampu memberikan nafkah kepada anak dan istrinya.
“Faktor lainnya juga ada disebabkan pihak ketiga atau perselingkuhan dan terakhir akibat adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :