Demo 100 Hari Kerja Bupati Bulukumba Ricuh, Pedemo-Satpol PP Saling Dorong
Senin, 14 Juni 2021 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
"Saat pedemo dari mahasiswa PMII Bulukumba datang di depan kantor Bupati, saat bersamaan Bupati Muchtar Ali Yusuf sementara mengikuti vidcon pembekalan kepala daerah yang dilaksanakan oleh Kemendagri," terangnya.
Materi pembekalan tersebut kata Ayatullah sebenarnya tidak bisa ditinggalkan. Namun karena menghargai pedemo, Bupati meminta izin untuk menemui pedemo. Bupati kata Ayatullah pun meminta pedemo untuk bertemu di tempat parkir.
"Beberapa kali dipanggil untuk bertemu di halaman kantor (tempat parkir mobil Bupati), pihak pedemo tidak mau masuk dengan alasan mereka masih mau orasi dan bakar ban," jelasnya.
Bupati kata Andi Ayatullah sebenarnya berharap, para pedemo tidak teriak-teriak. Bisa langsung masuk di halaman kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya. Namun karena tak direspons, Bupati pun menemui pedemo.
Baca juga:Sosialisasi Prokes, Bupati Bantaeng Ajak Pertahankan Zero Kasus Covid-19
"Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa diapresiasi sebagai kritik membangun kepada pemerintah daerah. Hanya saja adab-adab untuk menyampaikan aspirasi tidak diindahkan oleh mahasiswa," ungkapnya.
"Terbukti, ajakan Bupati untuk berdialog tidak direspons baik oleh para pedemo, sehingga tujuan yang hendak dicapai dalam menyampaikan aspirasinya tidak terwujud, malah sebaliknya terjadi saling dorong antara mahasiswa dan petugas," tambahnya.
Materi pembekalan tersebut kata Ayatullah sebenarnya tidak bisa ditinggalkan. Namun karena menghargai pedemo, Bupati meminta izin untuk menemui pedemo. Bupati kata Ayatullah pun meminta pedemo untuk bertemu di tempat parkir.
"Beberapa kali dipanggil untuk bertemu di halaman kantor (tempat parkir mobil Bupati), pihak pedemo tidak mau masuk dengan alasan mereka masih mau orasi dan bakar ban," jelasnya.
Bupati kata Andi Ayatullah sebenarnya berharap, para pedemo tidak teriak-teriak. Bisa langsung masuk di halaman kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya. Namun karena tak direspons, Bupati pun menemui pedemo.
Baca juga:Sosialisasi Prokes, Bupati Bantaeng Ajak Pertahankan Zero Kasus Covid-19
"Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa diapresiasi sebagai kritik membangun kepada pemerintah daerah. Hanya saja adab-adab untuk menyampaikan aspirasi tidak diindahkan oleh mahasiswa," ungkapnya.
"Terbukti, ajakan Bupati untuk berdialog tidak direspons baik oleh para pedemo, sehingga tujuan yang hendak dicapai dalam menyampaikan aspirasinya tidak terwujud, malah sebaliknya terjadi saling dorong antara mahasiswa dan petugas," tambahnya.
(luq)
Lihat Juga :