Membahayakan, Balon Udara Beterbangan di Jateng, DIY, dan Jatim
Senin, 25 Mei 2020 - 16:37 WIB
loading...
Membahayakan, Balon Udara Beterbangan di Jateng, DIY, dan Jatim
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat di Jawa Tengah (Jateng), DI Yogyakarta, dan Jawa Timur (Jatim) dihebohkan dengan kemunculan balon udara .
Di Jateng, balon udara dilaporkan mendarat di kawasan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang. Balon udara itu mendarat bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Fitri 1441 H .
“Benar, terdapat benda asing berupa balon udara yang mendarat di area bandara pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2020 sekitar pukul 16.45 WIB,” ungkap Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Ahmad Danar Suryanyono, Senin (25/5/2020). (Baca juga: Corona Menggila, Bali pun Merana)
Meski membahayakan, namun menurutnya, keberadaan balon udara itu tak menggangu penerbangan. Sebab, pada hari tersebut tidak ada penerbangan komersial. Balon udara itu pun langsung diamankan petugas keamanan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Keberadaan balon udara juga dilaporkan oleh Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Minggu (24/5/2020). Lanud Adisutjipto menerima laporan ada dua balon udara yang cukup besar dengan diameter mencapai 5 meter. Dua balon itu jatuh di wilayah Kecamatan Saptosari dan Kecamatan Girisubo.
Selain itu, beberapa orang di Kecamatan Ponjong juga melaporkan melihat balon yang melayang di angkasa dengan perkiraan ketinggian mencapai 500 meter.
Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Ambar Rehiyati mengatakan, dengan kejadian ditemukannya balon udara tersebut, Lanud Adisutjipto mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan, terutama larangan penerbangan balon udara yang berpotensi membahayakan penerbangan.
Di Jateng, balon udara dilaporkan mendarat di kawasan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang. Balon udara itu mendarat bertepatan dengan perayaan hari raya Idul Fitri 1441 H .
“Benar, terdapat benda asing berupa balon udara yang mendarat di area bandara pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2020 sekitar pukul 16.45 WIB,” ungkap Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Ahmad Danar Suryanyono, Senin (25/5/2020). (Baca juga: Corona Menggila, Bali pun Merana)
Meski membahayakan, namun menurutnya, keberadaan balon udara itu tak menggangu penerbangan. Sebab, pada hari tersebut tidak ada penerbangan komersial. Balon udara itu pun langsung diamankan petugas keamanan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Keberadaan balon udara juga dilaporkan oleh Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Minggu (24/5/2020). Lanud Adisutjipto menerima laporan ada dua balon udara yang cukup besar dengan diameter mencapai 5 meter. Dua balon itu jatuh di wilayah Kecamatan Saptosari dan Kecamatan Girisubo.
Selain itu, beberapa orang di Kecamatan Ponjong juga melaporkan melihat balon yang melayang di angkasa dengan perkiraan ketinggian mencapai 500 meter.
Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Ambar Rehiyati mengatakan, dengan kejadian ditemukannya balon udara tersebut, Lanud Adisutjipto mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan, terutama larangan penerbangan balon udara yang berpotensi membahayakan penerbangan.
Lihat Juga :