Akses Jalan Sabbang-Seko Jadi Sumber Ekonomi Baru di Luwu Utara
Senin, 14 Juni 2021 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Peningkatan Jalan Poros Pinrang-Rappang Dongkrak Perekonomian Warga
Makmur optimistis, pembangunan ruas jalan Sabbang-Seko bisa memacu sumber perekonomian baru masyarakat. Apalagi, efeknya sudah mulai terasa. Kehadirannya mulai berdampak di berbagai sektor.
"Jadi harga komoditas juga, karena dulu misalnya barang-barang memerlukan biaya yang tinggi untuk sampai di sini (Seko), ya sekarang cenderung turun semua," beber dia.
![Akses Jalan Sabbang-Seko Jadi Sumber Ekonomi Baru di Luwu Utara]()
Bus perintis Damri pun sudah mulai beroperasi atas efek pembangunan jalan itu. Operasional bus yang di-launching sejak Januari lalu itu melayani trayek Masamba-Sabbang-Rongkong. Tarifnya Rp30.000 per orang untuk satu kali jalan. Rencananya, bus juga akan sampai di Kecamatan Seko, setelah pekerjaan jalan menuju Seko rampung.
"Dulu dari (desa) Limbong (Kecamatan Rongkong) orang mau ke Sabbang itu naik ojek Rp150ribu, sekarang sudah dilayani damri. Tiketnya Rp30ribu dari Limbong ke masamba lagi. Jadi masyarakat kalau mereka mau belanja banyak di Masamba bisa naik damri pulang-pergi Rp60ribu," sebut Makmur.
Makmur optimistis, pembangunan ruas jalan Sabbang-Seko bisa memacu sumber perekonomian baru masyarakat. Apalagi, efeknya sudah mulai terasa. Kehadirannya mulai berdampak di berbagai sektor.
"Jadi harga komoditas juga, karena dulu misalnya barang-barang memerlukan biaya yang tinggi untuk sampai di sini (Seko), ya sekarang cenderung turun semua," beber dia.

Bus perintis Damri pun sudah mulai beroperasi atas efek pembangunan jalan itu. Operasional bus yang di-launching sejak Januari lalu itu melayani trayek Masamba-Sabbang-Rongkong. Tarifnya Rp30.000 per orang untuk satu kali jalan. Rencananya, bus juga akan sampai di Kecamatan Seko, setelah pekerjaan jalan menuju Seko rampung.
"Dulu dari (desa) Limbong (Kecamatan Rongkong) orang mau ke Sabbang itu naik ojek Rp150ribu, sekarang sudah dilayani damri. Tiketnya Rp30ribu dari Limbong ke masamba lagi. Jadi masyarakat kalau mereka mau belanja banyak di Masamba bisa naik damri pulang-pergi Rp60ribu," sebut Makmur.
(agn)
Lihat Juga :