Swab Hunter Bergerak ke Pasar, Tiga Pedagang Positif
Senin, 14 Juni 2021 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah hasil rapid antigen positif, satu orang itu kemudian dilakukan pemeriksaan Swab PCR dan hasilnya juga positif. Warga tersebut langsung kita bawa ke Asrama Haji untuk dilakukan isolasi," ungkapnya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menjelaskan, selain melakukan rapid antigen kepada pedagang di kawasan Masjid Nasional Al-Akbar, Tim Swab Hunter sebelumnya juga menyasar ke beberapa pasar di 31 kecamatan Surabaya.
Untuk di lingkup kecamatan, Swab Hunter dilaksanakan oleh jajaran kecamatan, polsek, koramil serta puskesmas setempat. "Di beberapa pasar wilayah kecamatan sebelumnya sudah melaksanakan. Tiga pilar kecamatan melakukan rapid antigen massal bersama puskesmas. Tujuannya untuk mencegah supaya tidak ada klaster baru di Kota Surabaya," jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, Eddy Christijanto menyampaikan, Tim Swab Hunter akan terus menyasar ke tempat-tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Baca juga: Pulang ke Surabaya Lewat Jalur Darat, Ini Alasan Utama Risma
"Bagi kita itu 1 orang positif bisa menyebarkan kepada 100 orang. Sehingga itu yang harus kita antisipasi dan kita cegah lebih dini supaya bisa dilakukan isolasi agar tidak melakukan penyebaran ke warga yang lain," imbuhnya.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menjelaskan, selain melakukan rapid antigen kepada pedagang di kawasan Masjid Nasional Al-Akbar, Tim Swab Hunter sebelumnya juga menyasar ke beberapa pasar di 31 kecamatan Surabaya.
Untuk di lingkup kecamatan, Swab Hunter dilaksanakan oleh jajaran kecamatan, polsek, koramil serta puskesmas setempat. "Di beberapa pasar wilayah kecamatan sebelumnya sudah melaksanakan. Tiga pilar kecamatan melakukan rapid antigen massal bersama puskesmas. Tujuannya untuk mencegah supaya tidak ada klaster baru di Kota Surabaya," jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, Eddy Christijanto menyampaikan, Tim Swab Hunter akan terus menyasar ke tempat-tempat lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Baca juga: Pulang ke Surabaya Lewat Jalur Darat, Ini Alasan Utama Risma
"Bagi kita itu 1 orang positif bisa menyebarkan kepada 100 orang. Sehingga itu yang harus kita antisipasi dan kita cegah lebih dini supaya bisa dilakukan isolasi agar tidak melakukan penyebaran ke warga yang lain," imbuhnya.
Lihat Juga :