Meski COVID-19, BPKH Optimistis 2022 Bisa Kejar Imbal Hasil Investasi 8 Persen
Kamis, 10 Juni 2021 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa angka 5 persen dalam investasi bukan angka yang cukup baik. Untuk itu BPKH memasang strategi lain agar imbal hasil ke depannya terus meningkat.
Hal ini dilakukan, karena menurutnya, BPKH bertanggungjawab dalam menutupi subsidi penyelenggaraan Ibadah Haji. BPKH harus menyediakan sekitar Rp7-Rp8 triliun dalam satu tahun. "Lalu kami juga harus membayar virtual account, yang tahun lalu kami anggarkan Rp2 triliun untuk jemaah,” ujarnya. Baca juga: Dikelola di Bank Syariah Masyarakat Percaya Dana Haji Aman
Menurut Benny, strategi yang dilakukan adalah mencari portofolio yang paling aman dengan cara masuk ke sektor riil. BPKH sudah memitigasi risikonya. Sektor yang aman disasar seperti PLN, SMF, Perbankan Syariah di CIMB Niaga, Pegadaian, dan PNM untuk program Mekar dan Ulam,” ungkapnya.
Benny bersyukur, karena investasi tertentu BPKH tak perlu dikenakan pajak. "Misalnya sukuk. Dulu kami dikenakan pajak 15 persen dan kini menjadi 0 persen. Dengan begini, kami yakin imbal hasil investasi 8 persen bisa tercapai di tahun depan,” tutup Benny.
Hal ini dilakukan, karena menurutnya, BPKH bertanggungjawab dalam menutupi subsidi penyelenggaraan Ibadah Haji. BPKH harus menyediakan sekitar Rp7-Rp8 triliun dalam satu tahun. "Lalu kami juga harus membayar virtual account, yang tahun lalu kami anggarkan Rp2 triliun untuk jemaah,” ujarnya. Baca juga: Dikelola di Bank Syariah Masyarakat Percaya Dana Haji Aman
Menurut Benny, strategi yang dilakukan adalah mencari portofolio yang paling aman dengan cara masuk ke sektor riil. BPKH sudah memitigasi risikonya. Sektor yang aman disasar seperti PLN, SMF, Perbankan Syariah di CIMB Niaga, Pegadaian, dan PNM untuk program Mekar dan Ulam,” ungkapnya.
Benny bersyukur, karena investasi tertentu BPKH tak perlu dikenakan pajak. "Misalnya sukuk. Dulu kami dikenakan pajak 15 persen dan kini menjadi 0 persen. Dengan begini, kami yakin imbal hasil investasi 8 persen bisa tercapai di tahun depan,” tutup Benny.
(don)
Lihat Juga :