Darurat COVID-19, Malaysia Berlakukan Relaksasi Berobat Khusus Pasien dari Indonesia
Kamis, 10 Juni 2021 - 01:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tuban Gempar, Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dikepruk Batu Oleh Pemabuk
Dia mengungkapkan, sebelum memutuskan berobat ke Malaysia ada beberapa hal wajib yang dilakukan. Calon pasien terlebih dulu menghubungi pihak Kantor Perwakilan RS Malaysia untuk berkoordinasi mengenai syarat apa saja yang dibutuhkan dalam pengurusan ijin masuk berobat ke Malaysia dan SOP yang perlu pasien penuhi sebelum dan sesampainya di Malaysia. “Di antaranya, melampirkan resume medisdan juga paspor," kata dia.
Saat ini, pihak Kantor Perwakilan juga menyediakan layanan konsultasi online dengan platform resmi menggunakan video room dengan dokter spesialis di Malaysia. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk berkonsultasi dengan dokter pilihan mengenai rawatan yang akan dijalani nantinya dan estimasi biaya yang dibutuhkan.
Kemudian menentukan tanggal keberangkatan berobat. RS Malaysia yang dituju akan mengirimkan berkas resmi ke Pemerintah Malaysia yang berwenang. Jika sudah diluluskan, pasien bisa berangkat untuk berobat. Namun, aturannya adalah pasien dewasa dapat masuk hanya dengansatu pendamping saja. "Untuk kasus anak-anak di bawah 12 tahun pendamping bisa dua orang. Untuk pengurusan surat ijin Pemerintah membutuhkan waktu 7-10 hari kerja," terangnya.
Lebih lanjut Firda memaparkan, mengenai pemesanan transportasi, saat ini pasien bisa menggunakan 2 moda transportasi yakni jetcharter/flight charter/air ambulance dan ferry charter (tujuan pelabuhan batam ke Johor Bahru) . "Untuk per Juni 2021, dikarenakan adanya lonjakan COVID-19 , ferry charter akan dihentikan sementara sampai ada pengumuman berikutnya. Kantor Perwakilan akan membantu pemesanan dan pengaturan sesuai dengan tanggal yang ditentukan oleh pasien," paparnya.
Baca juga: Tabrakan Beruntun 6 kendaraan, Jalur Surabaya-Mojokerto Lumpuh 1 Jam
Dia mengungkapkan, sebelum memutuskan berobat ke Malaysia ada beberapa hal wajib yang dilakukan. Calon pasien terlebih dulu menghubungi pihak Kantor Perwakilan RS Malaysia untuk berkoordinasi mengenai syarat apa saja yang dibutuhkan dalam pengurusan ijin masuk berobat ke Malaysia dan SOP yang perlu pasien penuhi sebelum dan sesampainya di Malaysia. “Di antaranya, melampirkan resume medisdan juga paspor," kata dia.
Saat ini, pihak Kantor Perwakilan juga menyediakan layanan konsultasi online dengan platform resmi menggunakan video room dengan dokter spesialis di Malaysia. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk berkonsultasi dengan dokter pilihan mengenai rawatan yang akan dijalani nantinya dan estimasi biaya yang dibutuhkan.
Kemudian menentukan tanggal keberangkatan berobat. RS Malaysia yang dituju akan mengirimkan berkas resmi ke Pemerintah Malaysia yang berwenang. Jika sudah diluluskan, pasien bisa berangkat untuk berobat. Namun, aturannya adalah pasien dewasa dapat masuk hanya dengansatu pendamping saja. "Untuk kasus anak-anak di bawah 12 tahun pendamping bisa dua orang. Untuk pengurusan surat ijin Pemerintah membutuhkan waktu 7-10 hari kerja," terangnya.
Lebih lanjut Firda memaparkan, mengenai pemesanan transportasi, saat ini pasien bisa menggunakan 2 moda transportasi yakni jetcharter/flight charter/air ambulance dan ferry charter (tujuan pelabuhan batam ke Johor Bahru) . "Untuk per Juni 2021, dikarenakan adanya lonjakan COVID-19 , ferry charter akan dihentikan sementara sampai ada pengumuman berikutnya. Kantor Perwakilan akan membantu pemesanan dan pengaturan sesuai dengan tanggal yang ditentukan oleh pasien," paparnya.
Baca juga: Tabrakan Beruntun 6 kendaraan, Jalur Surabaya-Mojokerto Lumpuh 1 Jam
Lihat Juga :