Bahas RUU Otsus, Papua Juga Ingin Jadi Lumbung Pangan Nasional
Rabu, 09 Juni 2021 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun memiliki catatan khusus mengenai sejumlah kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, setiap kebijakan harus dikontrol dari atas sampai ke bawah ibarat pasukan Paskibra.
"Dari Presiden masuk ke Kementerian Lembaga sampai ke eksekutor Bupati hingga kelembagaan daerah ini memang harus satu irama seperti paskibraka, ini baru bisa. Dan yang paling penting adalah pendekatan kesejahteraan," urainya.
Romanus juga menyinggung program lumbung pangan nasional yang sebenarnya layak dibangun di Papua. Namun sayangnya itu dibangun di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Sementara di Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) masih sekedar wacana.
"Kita gali untuk pengembangan pertanian, tetapi hari ini kebijakan Presiden sudah ada tetapi actionnya menjadi cadangan lumbung pangan nasional sampai hari ini juga nol. Ini yang harus di-clearance dengan baik," ujarnya.
Terkait dengan pendekatan keamanan yang selama ini digaungkan pemerintah, Romanus berpendapat, semua pejabat harus melihat Papua secara utuh. Karena, jika pemerintah pusat menggeneralisir masalah di Papua, maka hal itu sangatlah tidak rasional.
"Saya diskusi dengan Pangdam, Kapolda. Kita ini kirim pasukan gede padahal untuk melawan warga negara, kita mengirim serdadu kita yang terlatih ini. Kita harus melihat secara utuh, sehingga penanganan lebih baik," ujarnya.
"Dan Papua itu orang Timur itu mulai dari NTT ke sana, saya pikir seluruh Indonesia, orang Indonesia itu ramah, orang Papua itu ramah. Kalau mau pendekatan, pendekatan kemanusiaan, suruh gereja duluan, masjid duluan. Puji Tuhan negeri ini damai," tandasnya.
"Dari Presiden masuk ke Kementerian Lembaga sampai ke eksekutor Bupati hingga kelembagaan daerah ini memang harus satu irama seperti paskibraka, ini baru bisa. Dan yang paling penting adalah pendekatan kesejahteraan," urainya.
Romanus juga menyinggung program lumbung pangan nasional yang sebenarnya layak dibangun di Papua. Namun sayangnya itu dibangun di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Sementara di Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT) masih sekedar wacana.
"Kita gali untuk pengembangan pertanian, tetapi hari ini kebijakan Presiden sudah ada tetapi actionnya menjadi cadangan lumbung pangan nasional sampai hari ini juga nol. Ini yang harus di-clearance dengan baik," ujarnya.
Terkait dengan pendekatan keamanan yang selama ini digaungkan pemerintah, Romanus berpendapat, semua pejabat harus melihat Papua secara utuh. Karena, jika pemerintah pusat menggeneralisir masalah di Papua, maka hal itu sangatlah tidak rasional.
"Saya diskusi dengan Pangdam, Kapolda. Kita ini kirim pasukan gede padahal untuk melawan warga negara, kita mengirim serdadu kita yang terlatih ini. Kita harus melihat secara utuh, sehingga penanganan lebih baik," ujarnya.
"Dan Papua itu orang Timur itu mulai dari NTT ke sana, saya pikir seluruh Indonesia, orang Indonesia itu ramah, orang Papua itu ramah. Kalau mau pendekatan, pendekatan kemanusiaan, suruh gereja duluan, masjid duluan. Puji Tuhan negeri ini damai," tandasnya.
Lihat Juga :