Kuota Siswa Sekolah Tatap Muka di Bandung Diturunkan Jadi 25 Persen
Rabu, 09 Juni 2021 - 00:40 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menurunkan kuota tatap muka dari yang awalnya 30 persen menjadi 25 persen dari jumlah siswa dalam satu kelas. Keputusan ini agar jumlah siswa yang sekolah tatap muka makin sedikit.
Saat ini Kota Bandung masih melaksanakan uji coba. Sedangkan PTM, baru akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, keputusan pengurangan kapasitas tersebut guna menyesuaikan dengan arahan dari pemerintah pusat.
"Karena ada informasi terbaru dari Bapak Presiden dan dipertegas Bapak Menteri Kesehatan dan Menko PMK, menyatakan apabila di daerah tersebut sesuai tingkat pandemi yang ada akan dilaksanakan PTMT ini maka maksimal penyelenggaraan dibatasi hanya 25 persen," kata Ema saat meninjau uji coba PTM ke SDN 196 Sukarasa, Selasa (8/6/2021).
Kendati masih uji coba, namun Sekda meminta agar seluruh sekolah menyesuaikan dengan arahan tersebut. "Karena kita ingin sejalan dan konsisten dengan apa yang digariskan dalam bentuk kebijakan di republik ini," tuturnya.
Baca juga: BOR RS Hampir 80 Persen, Satgas Kota Bandung Waspadai Kenaikan Kasus COVID-19
Saat ini Kota Bandung masih melaksanakan uji coba. Sedangkan PTM, baru akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, keputusan pengurangan kapasitas tersebut guna menyesuaikan dengan arahan dari pemerintah pusat.
"Karena ada informasi terbaru dari Bapak Presiden dan dipertegas Bapak Menteri Kesehatan dan Menko PMK, menyatakan apabila di daerah tersebut sesuai tingkat pandemi yang ada akan dilaksanakan PTMT ini maka maksimal penyelenggaraan dibatasi hanya 25 persen," kata Ema saat meninjau uji coba PTM ke SDN 196 Sukarasa, Selasa (8/6/2021).
Kendati masih uji coba, namun Sekda meminta agar seluruh sekolah menyesuaikan dengan arahan tersebut. "Karena kita ingin sejalan dan konsisten dengan apa yang digariskan dalam bentuk kebijakan di republik ini," tuturnya.
Baca juga: BOR RS Hampir 80 Persen, Satgas Kota Bandung Waspadai Kenaikan Kasus COVID-19
Lihat Juga :