Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tanjung Jabung Timur Gempar, Kobaran Api Luluhlantakkan 123 Rumah Warga

loading...
Tanjung Jabung Timur Gempar, Kobaran Api Luluhlantakkan 123 Rumah Warga
Kobaran api yang membakar permukiman padat penduduk di Tanjung Jabung Timur, Jambi, membuat warga panik, dan berusaha berlarian menyelamatkan diri. Foto/iNews TV/Hendri Rosta
TANJUNG JABUNG TIMUR - Kepanikan dan ketakutan melanda warga di permukiman padat penduduk di Jalan Arifin Kampung Lama, Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Baca juga: 120 Toko di Pasar Tradisional Kota Pinang Hangus Terbakar, Kerugian Rp5 M

Kobaran api yang sangat dahsyat, meluluhlantakkan hampir seluruh rumah warga yang ada di tepian sungai tersebut. Sedikitnya ada 123 rumah warga yang ludes terbakar , dan tinggal menyisakan puing-puingnya saja.





Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang terjadi pada Selasa (8/6/2021) pagi tersebut. Dugaan sementara, api dipicu oleh hubungan arus pendek listrik. Kebakaran semakin sulit dipadamkan, karena banyak rumah warga yang terbuat dari kayu.

Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid

Warga yang panik berlarian menyelamatkan diri dari amukan si jago merah . Sebagian dari mereka juga berlarian menyelamatkan barang-barang berharga, dan berupaya untuk memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Indra S. Gunawan, kobaran api muncul sekitar pukul 04.00 WIB, dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB. Baca juga: Istri Cantiknya Dilamar Pria Lain, Suami Ini Tikam Istrinya hingga Bersimbah Darah

"Musibah kebaran ini, menghanguskan sedikitnya 123 rumah warga. Kini sedikitnya 123 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya. Kami akan segera mendirikan posko tanggap darurat selama 14 hari ke depan, dengan mendirikan pos kesehatan, dapur umum, dan posko induk untuk tempat tinggal sementara," tegasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top