Blitar Gempar, Hendak Mandi Warga Temukan Bayi Masih Bertali Pusar
Jum'at, 04 Juni 2021 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Di rumah bidan desa Wasiati, kondisi kesehatan bayi langsung diperiksa. Kondisinya dinyatakan sehat. Tali pusar atau ari ari bayi juga langsung dipotong. Kepada petugas, saksi Almail cerita dirinya hendak mandi.
Rumah Almail bersebelahan dengan rumah Mujiono dengan posisi kamar mandi di belakang. Tiba tiba terdengar tangis suara bayi. Almail urung ke kamar mandi. Ia memilih mencari asal suara.
Di semak semak, Almail melihat bayi yang masih merah itu tergolek di atas tikar. Tanpa pikir panjang. Dengan handuk, oleh Almail langsung dibawa pulang. Istri Almail sempat membalut bayi tersebut dengan kain selimut, sebelum kemudian dibawa ke bidan desa.
"Untuk sementara akan dititipkan di puskesmas setempat," terang Lahuri. Atas temuan bayi yang diduga sengaja dibuang tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak. Polisi berupaya mencari orang tua bayi.
Menurut Lahuri, saat ini pihaknya masih meminta keterangan saksi. Termasuk menghimpun informasi adanya perempuan yang belum lama ini melahirkan. "Kita masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan saksi," kata Lahuri.
Rumah Almail bersebelahan dengan rumah Mujiono dengan posisi kamar mandi di belakang. Tiba tiba terdengar tangis suara bayi. Almail urung ke kamar mandi. Ia memilih mencari asal suara.
Di semak semak, Almail melihat bayi yang masih merah itu tergolek di atas tikar. Tanpa pikir panjang. Dengan handuk, oleh Almail langsung dibawa pulang. Istri Almail sempat membalut bayi tersebut dengan kain selimut, sebelum kemudian dibawa ke bidan desa.
"Untuk sementara akan dititipkan di puskesmas setempat," terang Lahuri. Atas temuan bayi yang diduga sengaja dibuang tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak. Polisi berupaya mencari orang tua bayi.
Menurut Lahuri, saat ini pihaknya masih meminta keterangan saksi. Termasuk menghimpun informasi adanya perempuan yang belum lama ini melahirkan. "Kita masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan saksi," kata Lahuri.
(shf)
Lihat Juga :