Pemkab Lutra Gandeng DJPb Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan
Kamis, 03 Juni 2021 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Terkait, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), ia mengatakan bahwa pemkab fokus menggerakkan pelaku UMKM yang jumlahnya kurang lebih 12 ribu untuk memiliki akses ke Perbankan melalui penguatan permodalan guna mendapatkan KUR.
Baca Juga: 897 Unit Huntap Akan Dibangun, Bupati Lutra Harap Ada Masterplan
“Alhamdulillah, pemkab telah me-launching market place yaitu e-Mall yang di dalam aplikasi tersebut kita bisa mencari dan belanja produk UMKM, produk pertanian, perkebunan atau e-Farming. Target utama kita adalah ASN yang akan kita maksimalkan. Jadi kami mohon dukungan kita semua,” imbuhnya.
Untuk itu, dia berharap melalui MoU ini, pengelolaan keuangan negara di daerah akan semakin maksimal dari waktu ke waktu. “Upaya perbaikan terus kita lakukan dan laporan keuangan dapat kita perbaiki. Walaupun tidak sempurna, tapi kita jua-lah yang menyempurnakannya,” jelasnya.
Kakanwil DJPb Sulsel Syaiful memberikan apresiasi kepada Pemkab Luwu Utara yang telah berhasil meraih opini WTP kesembilan kalinya, dan 8 kali secara konsekutif atau berturut-turut.
“Opini itu diberikan karena tata kelola keuangan pemerintahan suatu daerah itu disusun sesuai standar pelaporan keuangan,” kata Syaiful.
Baca Juga: 897 Unit Huntap Akan Dibangun, Bupati Lutra Harap Ada Masterplan
“Alhamdulillah, pemkab telah me-launching market place yaitu e-Mall yang di dalam aplikasi tersebut kita bisa mencari dan belanja produk UMKM, produk pertanian, perkebunan atau e-Farming. Target utama kita adalah ASN yang akan kita maksimalkan. Jadi kami mohon dukungan kita semua,” imbuhnya.
Untuk itu, dia berharap melalui MoU ini, pengelolaan keuangan negara di daerah akan semakin maksimal dari waktu ke waktu. “Upaya perbaikan terus kita lakukan dan laporan keuangan dapat kita perbaiki. Walaupun tidak sempurna, tapi kita jua-lah yang menyempurnakannya,” jelasnya.
Kakanwil DJPb Sulsel Syaiful memberikan apresiasi kepada Pemkab Luwu Utara yang telah berhasil meraih opini WTP kesembilan kalinya, dan 8 kali secara konsekutif atau berturut-turut.
“Opini itu diberikan karena tata kelola keuangan pemerintahan suatu daerah itu disusun sesuai standar pelaporan keuangan,” kata Syaiful.
Lihat Juga :