Menelusuri Jembatan Kereta Terpanjang Peninggalan Belanda di Cikubang Bandung Barat
Senin, 31 Mei 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
"Pemandangannya bagus, eksotis, menantang adrenalin juga, dan instagrammable. Buat tempat foto sangat bagus," kata salah seorang pemuda yang kebetulan sedang berfoto di Jembatan Kereta Cikubang, Agus (19).
Menurutnya, dari kawasan Jembatan Kereta Cikubang, sejauh mata mamandang bisa melihat hamparan kawasan pemandangan perbukitan yang menghijau. Belum lagi tidak jauh dari jembatan ini, bisa melihat juga jembatan Tol Cipularang yang melintang sehingga lalu lalang kendaraan terlihat jelas. "View seperti ini langka, apalagi bisa liat jembatan Tol Cipularang juga," imbuhnya.
Berdasarkan literasi sejarah, pembangunan jembatan kereta Cikubang oleh Belanda bertujuan untuk memangkas waktu tempuh dari Priangan (Jawa Barat) ke Batavia (Jakarta), dibanding melalui jalur Buitenzorg (Bogor). Namun rencana ini sempat mendapatkan penolakan karena anggaran yang dibutuhkan sangat besar.
Di dalam buku Sejarah Kereta Api di Priangan karya Agus Mulyana (2017) disebutkan, rencana pembuatan jalur kereta api Karawang-Padalarang dilakukan sepanjang tahun 1901-1906. Jalur ini banyak melewati lereng gunung, kondisi seperti itu membuat pelaksana proyek harus membangun jembatan. Di jalur ini tercatat sekurang-kurangnya ada 8 jembatan yang dibangun.
Besi untuk pembuatan jembatan di jalur Karawang-Padalarang berasal dari Eropa yang dikirim melalui jalur laut ke Tanjung Priok Batavia. Pengiriman bahan ini tak selalu berjalan mulus, bahkan sempat mangkrak hingga berbulan-bulan. Ada pula besi yang dikirim melalui pelabuhan Cilacap. Bahkan pengiriman bahan besi jembatan sempat mengalami keterlambatan hampir 8 bulan.
Menurutnya, dari kawasan Jembatan Kereta Cikubang, sejauh mata mamandang bisa melihat hamparan kawasan pemandangan perbukitan yang menghijau. Belum lagi tidak jauh dari jembatan ini, bisa melihat juga jembatan Tol Cipularang yang melintang sehingga lalu lalang kendaraan terlihat jelas. "View seperti ini langka, apalagi bisa liat jembatan Tol Cipularang juga," imbuhnya.
Berdasarkan literasi sejarah, pembangunan jembatan kereta Cikubang oleh Belanda bertujuan untuk memangkas waktu tempuh dari Priangan (Jawa Barat) ke Batavia (Jakarta), dibanding melalui jalur Buitenzorg (Bogor). Namun rencana ini sempat mendapatkan penolakan karena anggaran yang dibutuhkan sangat besar.
Di dalam buku Sejarah Kereta Api di Priangan karya Agus Mulyana (2017) disebutkan, rencana pembuatan jalur kereta api Karawang-Padalarang dilakukan sepanjang tahun 1901-1906. Jalur ini banyak melewati lereng gunung, kondisi seperti itu membuat pelaksana proyek harus membangun jembatan. Di jalur ini tercatat sekurang-kurangnya ada 8 jembatan yang dibangun.
Besi untuk pembuatan jembatan di jalur Karawang-Padalarang berasal dari Eropa yang dikirim melalui jalur laut ke Tanjung Priok Batavia. Pengiriman bahan ini tak selalu berjalan mulus, bahkan sempat mangkrak hingga berbulan-bulan. Ada pula besi yang dikirim melalui pelabuhan Cilacap. Bahkan pengiriman bahan besi jembatan sempat mengalami keterlambatan hampir 8 bulan.
Lihat Juga :