2 Buku Arief Rosyid Jadi Kado Menteri BUMN Erick Thohir dari Ranah Minang
Minggu, 30 Mei 2021 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Arief melanjutkan, dalam beberapa kesempatan, Erick Thohir selalu mengimbau kepada milenial dan perempuan agar tidak sebatas menjadi bagian dari BUMN, tapi melibatkan diri dalam menentukan strategi bisnis.
“Di BUMN, kami didorong agar berperan aktif, kreatif, dan inovatif dalam memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara,” tambah Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia ini.
Sementara pada buku kedua, berisi tulisan tentang nilai-nilai kehidupan Erick Thohir yang membentuk karakternya sebagai pengusaha di dalam dan luar negeri hingga menjadi pejabat publik sebagai menteri.
“Buku ini disusun dalam kerangka Akhlak. Menelusuri kehidupan pribadi Erick yang dibentuk oleh didikan keluarga. Ada nilai yang dia dapatkan dari orangtua sebagai tuntunan yang menjadi mata kompas dalam menjalankan amanah dan menepis godaan,” kata Arief.
Baca juga: Erick Thohir Ingin Rekrut Putra-Putri Papua Jadi Petinggi BUMN
Buku ini menghadirkan pula pandangan dari para menteri senior di BUMN. Transformasi dan kinerja Erick, tidak terlepas dari pengamatan mereka yang lebih dulu memimpin Kementerian BUMN. Sebagai penerus, Erick menjadi bagian dari perubahan yang terus bergerak berkesinambungan tidak terpisahkan.
Terakhir, adapula bagian di mana Erick selaku Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Berkisah tentang strategi pemulihan ekonomi nasional yang diorkestrasi oleh Erick Thohir sehingga roda ekonomi nasional perlahan pulih.
“Buku ini memotret kebijakan Beliau dalam menahan dampak negatif COVID-19 sepanjang 2020-2021. Terbilang berhasil menekan penyebaran COVID-19. Serta mendorong ekonomi bangsa cepat bangkit di tengah resesi parah yang dialami banyak negara maju," tambah Arief.
“Di BUMN, kami didorong agar berperan aktif, kreatif, dan inovatif dalam memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara,” tambah Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia ini.
Sementara pada buku kedua, berisi tulisan tentang nilai-nilai kehidupan Erick Thohir yang membentuk karakternya sebagai pengusaha di dalam dan luar negeri hingga menjadi pejabat publik sebagai menteri.
“Buku ini disusun dalam kerangka Akhlak. Menelusuri kehidupan pribadi Erick yang dibentuk oleh didikan keluarga. Ada nilai yang dia dapatkan dari orangtua sebagai tuntunan yang menjadi mata kompas dalam menjalankan amanah dan menepis godaan,” kata Arief.
Baca juga: Erick Thohir Ingin Rekrut Putra-Putri Papua Jadi Petinggi BUMN
Buku ini menghadirkan pula pandangan dari para menteri senior di BUMN. Transformasi dan kinerja Erick, tidak terlepas dari pengamatan mereka yang lebih dulu memimpin Kementerian BUMN. Sebagai penerus, Erick menjadi bagian dari perubahan yang terus bergerak berkesinambungan tidak terpisahkan.
Terakhir, adapula bagian di mana Erick selaku Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Berkisah tentang strategi pemulihan ekonomi nasional yang diorkestrasi oleh Erick Thohir sehingga roda ekonomi nasional perlahan pulih.
“Buku ini memotret kebijakan Beliau dalam menahan dampak negatif COVID-19 sepanjang 2020-2021. Terbilang berhasil menekan penyebaran COVID-19. Serta mendorong ekonomi bangsa cepat bangkit di tengah resesi parah yang dialami banyak negara maju," tambah Arief.
Lihat Juga :