Evakuasi Jenazah Briptu Mario Sanoy Gunakan Helikopter
Sabtu, 29 Mei 2021 - 06:18 WIB
loading...
Foto Evakuasi dengan helikopter terhadap jenazah Serda Handoko prajurit Yonif Raider 755/Yalet yang gugur dalam baku tembak dengan pihak OPM di Distrik Mbua, Nduga, Papua. iNews TV/Chanry AS
A
A
A
PEGUNUNGAN BINTANG - Kepala Sub Sektor Distrik Oskamol, Pegunungan Bintang Briptu Stevanus Mario Sanoy gugur diserang sekelompok orang saat sedang istirahat di kantornya di Sub Sektor Distrik Oskamol, Pegunungan Bintang, Papua , Jumat dinihari (28/5/2021) sekitar pukul 01.00 WIT. Korban ditemukan tewas bersimbah darah pada Jumat pagi (28/5/2021) di dalam kamar Subsektor Oksamol.
Proses evakuasi terhadap jenazah Briptu Stevanus Mario Sanoy direncanakan akan dilakukan menggunakan helikopter pada Sabtu (29/5/2021). Jenazah akan dibawa dari Distrik Oksamol ke Oksibil. Sebelumnya evakuasi pada Jumat (28/5/2021) mengalami kendala cuaca. Saat ini rombongan tim yang akan melakukan evakuasi dipimpin Kapolres Pegunungan Bintang telah berada di Distrik Oksamol.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, jarak dari Kota Oksibil ke TKP di Distrik Oksamol diketahui jika berjalan kaki melalui darat dapat ditempuh selama 1 minggu, namun jika menggunakan helikopber bisa ditempuh hanya 30 menit.
Baca : Penyerang Pospol dan Pembunuh Briptu Mario Sanoy Diduga KKB Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Alipki Taplo
Rencananya, kata dia evakuasi akan dilakukan menggunakan helikopter. Sebelumnya, kata Kombes AM Kamal, Briptu Mario Sanoy diduga diserang oleh enam orang di dalam Pos Polisi atau Sub Sektor yang dipimpinnya. Penyerangan diduga dilakukan pada Jumat dinihari (28/5/2021).
Proses evakuasi terhadap jenazah Briptu Stevanus Mario Sanoy direncanakan akan dilakukan menggunakan helikopter pada Sabtu (29/5/2021). Jenazah akan dibawa dari Distrik Oksamol ke Oksibil. Sebelumnya evakuasi pada Jumat (28/5/2021) mengalami kendala cuaca. Saat ini rombongan tim yang akan melakukan evakuasi dipimpin Kapolres Pegunungan Bintang telah berada di Distrik Oksamol.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, jarak dari Kota Oksibil ke TKP di Distrik Oksamol diketahui jika berjalan kaki melalui darat dapat ditempuh selama 1 minggu, namun jika menggunakan helikopber bisa ditempuh hanya 30 menit.
Baca : Penyerang Pospol dan Pembunuh Briptu Mario Sanoy Diduga KKB Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Alipki Taplo
Rencananya, kata dia evakuasi akan dilakukan menggunakan helikopter. Sebelumnya, kata Kombes AM Kamal, Briptu Mario Sanoy diduga diserang oleh enam orang di dalam Pos Polisi atau Sub Sektor yang dipimpinnya. Penyerangan diduga dilakukan pada Jumat dinihari (28/5/2021).
Lihat Juga :