Tabrak Mobil Berhenti, Pengendara Motor Meninggal

Jum'at, 28 Mei 2021 - 14:30 WIB
loading...
Tabrak Mobil Berhenti, Pengendara Motor Meninggal
Petugas melakukan evakuasi korban laka lantas di Jalan Yogya-Solo, Kalongan, Magwuwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (27/5/2021) malam. Dok Polsek Depok Timur, Sleman
A A A
SLEMAN - Pengendara sepeda, Daud Purwoko (34) tewas di tempat setelah motor yag dikendarainya menabrak bagian belakang samping kanan mobil di Jalan Yogya-Solo, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (27/5/2021) malam pukul 23.02 WIB. Korban meninggal di lokasi kejadian, karena luka serius di bagian kepala. Kasus ini sekarang ditangani Satlantas Polres Sleman.

Dari informasi, peristiwa tersebut berawal saat mobil Chevrolet AB 1809 AH yang dikemudikan Sugeng Aryanto (51) warga Tegalsari RT 003 RW 023 Trimulyo, Sleman, melaju dari arah barat ke timur. Saat di lokasi kejadian, mobil itu berhenti, karena ada penumpang yang turun. Baca juga: Insiden Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Pasteur, Seorang PNS Luka Ringan

Ketika berhenti, tiba-tiba dari belakang sepeda motor Mio Ab 4461 IZ yang dikendarai Daud Purwoko, Warga , warga Tegalyoso, Babadan RT 003, Sitimulyo, Piyungan, Bantul menabrak bagian belakang samping kanan mobil dan langsung terpental jatuh dan membuat luka di bagian kepala. Karena lukanya serius ia pun meninggal.

Setelah kejadian di sekitar loksi sempat terjadi kemacetan. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke petugas. Mendapat laporan petugas kepolisian bersama tim medis kemudian mendatagi lokas untuk menlakukan pengamanan dan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan korban sudah meninggal.

Kanit Laka Lantas Polsek Depok Timur Iptu Riki Heriyanto mengatakan atas peristiwa tersebut, untuk penanganan langsung diserahkan kepada Satlantas Polres Sleman. Termasuk kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan di Polres Sleman. "Semua penanganan diserahkan ke Satlantas Polres Sleman," katanya, Jumat (28/5/2021). Baca juga: Moge Tabrak 3 Motor dan 1 Mobil Dinas Satpol PP di Jalur Puncak

Riki menghimbau untuk menekan kasus kecelakaan lalu lintas, masyarakat selalu wasapada dan hati-hati saat berkendaraan di jalan, serta mematuhi dan mentaaati peraturan lalu lintas. Sebab kecelakaan biasanya diawali dari pelanggar dan kekurang hati-hatian pengendara.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1841 seconds (10.55#12.26)