Polisi Periksa Keluarga dan Pegawai Juragan Plastik Tewas Penuh Tusukan
Jum'at, 28 Mei 2021 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Meski diduga kuat dibunuh, namun tidak ditemukan sedikit pun kerusakan di pintu rolling door yang menjadi akaes utama ke ruko tersebut. Selain itu, tidak ditemukan adanya barang yang hilang di tempat ditemukannya Sulaiman yang mayatnya sudah mulai kaku itu.
Baca juga: Viral, Beredar Video Uang Logam Bisa Nempel di Bekas Suntikan Vaksin, Ini Tanggapan Netizen
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang membenarkan bahwa korban diduga kuat tewas dibunuh. Hal itu tampak dari banyaknya luka tusukan benda tajam di sekujur tubuhnya. Mayat korban sudah dibawa ke RS Polri Sartika Asih untuk diautopsi.
"Ada sembilan luka tusukan. Korban dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi," ungkap Adanan yang turun langsung ke lokasi kejadian.
Adanan melanjutkan, pihaknya kini fokus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, yakni istri korban yang bernama Lenny Sukamawijaya dan Iwan Sanjaya Awaludin. Keduanya diperiksa karena hanya mereka lah pemilik kunci cadangan akses pintu rolling door ruko tersebut selain korban. Selain keluarga korban, pemeriksaan juga dilakukan kepada dua pegawai korban, yakni Oki Gunawan dan Ahmad Yani.
Baca juga: Viral, Beredar Video Uang Logam Bisa Nempel di Bekas Suntikan Vaksin, Ini Tanggapan Netizen
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang membenarkan bahwa korban diduga kuat tewas dibunuh. Hal itu tampak dari banyaknya luka tusukan benda tajam di sekujur tubuhnya. Mayat korban sudah dibawa ke RS Polri Sartika Asih untuk diautopsi.
"Ada sembilan luka tusukan. Korban dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi," ungkap Adanan yang turun langsung ke lokasi kejadian.
Adanan melanjutkan, pihaknya kini fokus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, yakni istri korban yang bernama Lenny Sukamawijaya dan Iwan Sanjaya Awaludin. Keduanya diperiksa karena hanya mereka lah pemilik kunci cadangan akses pintu rolling door ruko tersebut selain korban. Selain keluarga korban, pemeriksaan juga dilakukan kepada dua pegawai korban, yakni Oki Gunawan dan Ahmad Yani.
Lihat Juga :