Harga Makanannya Mahal dan Viral di Medsos, Paguyuban Pedagang Malioboro Membantah
Kamis, 27 Mei 2021 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Uang Kas Bank Sultra Senilai Rp9,6 M Lenyap, Diduga Mengalir ke Istri Pejabat dan Kades
Diapun menyayangkan potongan netizen yang langsung memberikan kesan negatif di lesehan Malioboro . Hal ini merugikan citra pedagang lesehan Malioboro . "Untuk mencegah kejadian seperti ini agar tidak terjadi lagi, kami akan mengajak Pemkot Yogyakarta, dan insan pariwista untuk menyosialisasikan dengan lebih massif kepada pengunjung, agar membeli makanan di tempat yang menerakan daftar harga. Begitu pula, supaya tidak sungkan dan ragu untuk bertanya sebelum memesan," tandasnya.
Baca juga: COVID-19 di Yogyakarta Menggila, Usai Dusun Nglemong Ngemplak II Kini Dusun Dalem
Desio melanjutkan, PPLM akan mendorong dan ikut menyosialisasikan, adanya posko informasi, pengaduan, dan keluhan bagi konsumen di Jalan Malioboro , dengan hot line yang siap 24 jam sebagai tempat bertanya dan menampung keluhan pengunjung, agar tidak lagi terjadi kejadian tersebut. "Kami meminta seluruh media, lembaga, nitizen, dan warga membantu menyosialisaikan klarifikasi, dan informasi ini agar citra lesehan di sepanjang Jalan Malioboro kembali pulih," pungkasnya.
Diapun menyayangkan potongan netizen yang langsung memberikan kesan negatif di lesehan Malioboro . Hal ini merugikan citra pedagang lesehan Malioboro . "Untuk mencegah kejadian seperti ini agar tidak terjadi lagi, kami akan mengajak Pemkot Yogyakarta, dan insan pariwista untuk menyosialisasikan dengan lebih massif kepada pengunjung, agar membeli makanan di tempat yang menerakan daftar harga. Begitu pula, supaya tidak sungkan dan ragu untuk bertanya sebelum memesan," tandasnya.
Baca juga: COVID-19 di Yogyakarta Menggila, Usai Dusun Nglemong Ngemplak II Kini Dusun Dalem
Desio melanjutkan, PPLM akan mendorong dan ikut menyosialisasikan, adanya posko informasi, pengaduan, dan keluhan bagi konsumen di Jalan Malioboro , dengan hot line yang siap 24 jam sebagai tempat bertanya dan menampung keluhan pengunjung, agar tidak lagi terjadi kejadian tersebut. "Kami meminta seluruh media, lembaga, nitizen, dan warga membantu menyosialisaikan klarifikasi, dan informasi ini agar citra lesehan di sepanjang Jalan Malioboro kembali pulih," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :