Ramai Open Bidding Sekda, Relawan Bedas Ingatkan Bupati Bandung Tidak Salah Pilih

Selasa, 25 Mei 2021 - 14:39 WIB
loading...
Ramai Open Bidding Sekda,...
Relawan Bedas mengingatkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna agar tidak salah pilih dalam menetapkan sekda Kabupaten Bandung. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Relawan Bedas mengingatkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna, agar tidak salah pilih dalam menetapkan Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Bandung. Para pendukung Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan di ajang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung 2020 itu angkat suara menyusul pelaksanaan open bidding atau lelang jabatan sekda Kabupaten Bandung yang saat ini tengah berproses dan mendapat sorotan banyak pihak ini.

Relawan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal visi misi dan program yang dijanjikan pasangan yang mengusung jargon Bedas (Bersama Dadang-Sahrul) itu. Terlebih, penentuan jabatan sekda dinilai menjadi momen krusial yang menjadi salah satu faktor sukses tidaknya Pemkab Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Sahrul Gunawan. Baca juga: Bupati Bandung Gelar Lelang Jabatan Sekda, Muka Lama Mendominasi

Relawan Bedas asal Cicalengka, Tatang Saripudin mengaku sangat gembira menyikapi open bidding sekda Kabupaten Bandung. Dia berharap, melalui open bidding, Bupati Bandung memperoleh banyak pilihan calon sekda terbaik karena terbuka kesempatan memperoleh calon sekda dari luar Pemkab Bandung. "Sesuai undang-undang untuk seleksi calon sekda ini kan bisa diikuti oleh ASN (aparatur sipil negara) manapun di Jawa Barat. Ini sangat positif, semoga Pak Bupati mendapat pilihan calon sekda terbaik," ujar Tatang, Selasa (25/5/2021).

Meski begitu, Tatang menyoroti banyaknya muka-muka lama peserta open bidding. Pasalnya, dari 11 nama yang sudah mendaftarkan diri, 8 nama di antaranya merupakan mantan pejabat kepercayaan Bupati Bandung periode sebelumnya, Dadang Naser.

Tatang mengaku menghormati hak setiap ASN untuk mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi calon sekda tersebut. Namun, kata Tatang, sebagai relawan, dirinya memiliki hak untuk memberi masukan atau mengingatkan Bupati Bandung, agar tidak salah pilih dalam menetapkan sekda.

"Rekam jejak dan kompetensi calon sekda tentu harus diutamakan karena tugas sekda Kabupaten Bandung saat ini sangat berat. Jangan sampai ngambil sekda yang suka berpolitik, apalagi yang kemarin (Pilbup Bandung 2020) ikut mendukung calon lain," tegas Tatang.

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum, terutama di kalangan relawan Bedas, terdapat sebagian ASN Pemkab Bandung yang tidak bersikap netral, bahkan ikut mendukung salah satu paslon pada Pilbup Bandung 2020 lalu. Buktinya, sudah ada ASN yang dilaporkan dan diputus bersalah oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Bahkan, tak sedikit pejabat dan ASN yang sangat kental dan dikenal sebagai orang dekat bupati sebelumnya, sehingga hal itu menjadi catatan para relawan Bedas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
28 Negara yang Tidak...
28 Negara yang Tidak Mengakui Israel, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved