Kisah Pilu TKI, Keinginan Gadis Majalengka Ini Bertahan di Dubai Berujung Petaka
Selasa, 25 Mei 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Kendati mengeluhkan sikap majikan perempuan, tetapi Nenah tidak mau pindah. Setelah seempat pulang pada 2014 lalu, dia kembali ke UEA ke majikan yang sama.
"Yang penting majikan laki-lakinya nggak cunihin (genit). Kebanyakan kan ada kasus yang mau diperkosa majikan laki-laki, ini mah nggak. Majikan laki-lakinya itu berangkat pagi-pagi," kata dia.
Sikap tidak bersahabat majikan perempuan itu tidak hanya kepada adiknya saja. Hal serupa juga dialami oleh rekan-rekan Nenah, termasuk sopir yang meninggal yang berujung dihukumnya Nenah.
"Kepada semuanya gitu, termasuk ke sopir itu. Katanya gaji untuk sopir juga nggak penuh, hanya dibayar beberapa bulan, tidak sesuai dengan jumlah bulannya," jelas dia.
Namun 'keikhlasan' Nenah menerima perlakuan majikan perempuan itu berujung petaka. Kini dia menjalani hukuman setelah dituduh membunuh sopir majikannya dengan cara meracun.
"Hanya sekitar 2 bulan sejak pulang kampung pada 2014 lalu, dia kena kasus ini. Dia dituduh menaruh racun di makanan sopir, padahal katanya makanan sopir itu masih utuh," ungkap dia.
Sementara itu, Nung mengaku terakhir kali komunikasi dengan Nenanh pada H+3 lebaran kemarin. Nenanh bisa curi-curi waktu menelepon ketika ada temannya yang menjenguk ke tahanan.
"Yang penting majikan laki-lakinya nggak cunihin (genit). Kebanyakan kan ada kasus yang mau diperkosa majikan laki-laki, ini mah nggak. Majikan laki-lakinya itu berangkat pagi-pagi," kata dia.
Sikap tidak bersahabat majikan perempuan itu tidak hanya kepada adiknya saja. Hal serupa juga dialami oleh rekan-rekan Nenah, termasuk sopir yang meninggal yang berujung dihukumnya Nenah.
"Kepada semuanya gitu, termasuk ke sopir itu. Katanya gaji untuk sopir juga nggak penuh, hanya dibayar beberapa bulan, tidak sesuai dengan jumlah bulannya," jelas dia.
Namun 'keikhlasan' Nenah menerima perlakuan majikan perempuan itu berujung petaka. Kini dia menjalani hukuman setelah dituduh membunuh sopir majikannya dengan cara meracun.
"Hanya sekitar 2 bulan sejak pulang kampung pada 2014 lalu, dia kena kasus ini. Dia dituduh menaruh racun di makanan sopir, padahal katanya makanan sopir itu masih utuh," ungkap dia.
Sementara itu, Nung mengaku terakhir kali komunikasi dengan Nenanh pada H+3 lebaran kemarin. Nenanh bisa curi-curi waktu menelepon ketika ada temannya yang menjenguk ke tahanan.
Lihat Juga :