Diduga Akibat Korsleting Listrik, 7 Rumah Warga Temanggung Ludes Terbakar
Selasa, 25 Mei 2021 - 06:54 WIB
loading...
Kobaran api membakar sejumlah rumah di Dusun Kalitengah, Desa Bonjor, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Senin (24/5/2021) malam. Foto/Ist
A
A
A
TEMANGGUNG - Sebanyak tujuh rumah warga Dusun Kalitengah RT 01 RW 02 Desa Bonjor, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung , ludes dilalap si jago merah, Senin (24/5/2021) malam.
Dugaan sementara, api kebakaran disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) jaringan kelistrikan di salah satu rumah.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 20.30 WIB. Titik api terlihat dari salah satu kamar rumah milik Romiani (60).
Sejumlah warga yang mengetahui peristiwa itu langsung bergotong-royong berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya dan melapor ke petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung.
Namun, api cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan rumah yang terbuat dari papan kayu. Karena keterbatasan peralatan warga pun tidak bisa berbuat banyak untuk mengendalikan kobaran si jago merah.
Kencangnya angin membuat api terus menjalar dan merambat ke rumah warga lain. Data sementara, setidaknya ada tujuh rumah warga yang terbakar dan Musala Al Ikhlas.
"Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB. Api cepat membesar karena rumah yang terbakar terbuat dari kayu. Disamping itu, angin juga kencang sehingga api cepat menjalar," kata salah seorang warga, Antok (40).
Dugaan sementara, api kebakaran disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) jaringan kelistrikan di salah satu rumah.
Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 20.30 WIB. Titik api terlihat dari salah satu kamar rumah milik Romiani (60).
Sejumlah warga yang mengetahui peristiwa itu langsung bergotong-royong berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya dan melapor ke petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung.
Namun, api cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan rumah yang terbuat dari papan kayu. Karena keterbatasan peralatan warga pun tidak bisa berbuat banyak untuk mengendalikan kobaran si jago merah.
Kencangnya angin membuat api terus menjalar dan merambat ke rumah warga lain. Data sementara, setidaknya ada tujuh rumah warga yang terbakar dan Musala Al Ikhlas.
"Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIB. Api cepat membesar karena rumah yang terbakar terbuat dari kayu. Disamping itu, angin juga kencang sehingga api cepat menjalar," kata salah seorang warga, Antok (40).
Lihat Juga :