Tak Kuat Lihat Kemolekan Muridnya, Kepala Sekolah di OKU Bertahun-tahun Cabuli Siswanya
Senin, 24 Mei 2021 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Diakui SY, pelaku pada Jumat (21/5/2021) malam, sempat mendatangi rumahnya untuk meminta maaf dan berdamai. Namun SY dan beberapa korban lain tidak bersedia, serta akan tetap melaporkan ke pihak berwajib. Akhirnya pada Sabtu (22/5/2021) pagi dirinya dan empat korban lain mendatangi Polsek Lubuk Batang, untuk melapor, namun diarahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres OKU.
"Dia (pelaku red,) mau minta maaf dan damai, tapi kita sepakat tidak mau. Takutnya nanti kejadian seperti ini akan berulang dan memakan korban baru. Jadi lebih baik kita laporkan saja. Kita berharap kepapa polisi untuk dapat segera menangkap pelaku," tegas SY.
Baca juga: Hendak Pulang ke Pesantren, 1 Santri di Kendal Positif COVID-19
Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Priyatno mengaku, akan melakukan penyelidikan dahulu terhadap kasus pelecehan tersebut. Saat ini pihaknya masih mencari bukti, dan berupaya memintai keterangan saksi. "Kita sudah menerima laporan para korban yang diduga dilecehkan , pada Sabtu (22/5/2021). Berkas diterima Unit PPA. Kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Semoga saja bisa cepat terungkap kasusnya," ujarnya.
"Dia (pelaku red,) mau minta maaf dan damai, tapi kita sepakat tidak mau. Takutnya nanti kejadian seperti ini akan berulang dan memakan korban baru. Jadi lebih baik kita laporkan saja. Kita berharap kepapa polisi untuk dapat segera menangkap pelaku," tegas SY.
Baca juga: Hendak Pulang ke Pesantren, 1 Santri di Kendal Positif COVID-19
Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Priyatno mengaku, akan melakukan penyelidikan dahulu terhadap kasus pelecehan tersebut. Saat ini pihaknya masih mencari bukti, dan berupaya memintai keterangan saksi. "Kita sudah menerima laporan para korban yang diduga dilecehkan , pada Sabtu (22/5/2021). Berkas diterima Unit PPA. Kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Semoga saja bisa cepat terungkap kasusnya," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :