Emak-emak Tipu Ratusan Warga di Mojokerto Berkedok Arisan Lebaran, Begini Modusnya
Sabtu, 22 Mei 2021 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Andaru, Mia dan keluarganya sempat terkatung-katung saat melarikan diri. Mereka diketahui sempat menginap di musala lantaran tidak memiliki sanak familii di wilayah Sragen. Hingga akhirnya, Mia kemudian mengontrak sebuah rumah sebelum akhirnya dibekuk petugas.
Kendati melarikan diri dengan sang suami, namun dalam kasus ini petugas hanya mengamankan Mia. Sebab, polisi belum menemukan keterlibatan sang suami dalam kasus arisan fiktif yang dijalankan Mia. Saat ini, Mia sudah dibawa ke Polres Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan petugas.
Baca juga: Bangkalan Gempar! Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diduga Terlibat Penembakan Warga Hingga Tewas
"Untuk suaminya tidak diamankan karena tidak terlibat (penipuan). Kemungkinan suaminya juga tidak tahu jika istrinya berbuat seperti itu. Bisa jadi tahunya baru-baru ini. Barang bukti yang kita amankan diantaranya dua mobil yang dibeli pelaku dari hasil arisan fiktif ini," jelas Andaru.
Aksi penipuan berkedok arisan lebaran yang buat oleh Mia diketahui berjalan sejak tahun 2014 silam. Namun saat memasuki tahun ketujuh, arisan mulai bermasalah. Para nasabah arisan mulai kesulitan untuk menghubungi Mia. Bahkan, Mia diketahui melarikan diri bersama uang arisan ke wilayah Jawa Tengah pada 8 April 2021 lalu.
"Karena tidak dicairkan pasca lebaran ini, para korbannya akhirnya melapor ke kepolisian. Dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman," paparnya.
Kendati melarikan diri dengan sang suami, namun dalam kasus ini petugas hanya mengamankan Mia. Sebab, polisi belum menemukan keterlibatan sang suami dalam kasus arisan fiktif yang dijalankan Mia. Saat ini, Mia sudah dibawa ke Polres Mojokerto untuk menjalani pemeriksaan petugas.
Baca juga: Bangkalan Gempar! Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diduga Terlibat Penembakan Warga Hingga Tewas
"Untuk suaminya tidak diamankan karena tidak terlibat (penipuan). Kemungkinan suaminya juga tidak tahu jika istrinya berbuat seperti itu. Bisa jadi tahunya baru-baru ini. Barang bukti yang kita amankan diantaranya dua mobil yang dibeli pelaku dari hasil arisan fiktif ini," jelas Andaru.
Aksi penipuan berkedok arisan lebaran yang buat oleh Mia diketahui berjalan sejak tahun 2014 silam. Namun saat memasuki tahun ketujuh, arisan mulai bermasalah. Para nasabah arisan mulai kesulitan untuk menghubungi Mia. Bahkan, Mia diketahui melarikan diri bersama uang arisan ke wilayah Jawa Tengah pada 8 April 2021 lalu.
"Karena tidak dicairkan pasca lebaran ini, para korbannya akhirnya melapor ke kepolisian. Dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman," paparnya.
Lihat Juga :