Ada Potensi Mudik Gelombang 2, Lonjakan Kasus Covid-19 Perlu Diwaspadai
Jum'at, 21 Mei 2021 - 09:26 WIB
loading...
Potensi mudik gelombang kedua ini bisa berakibat pada lonjakan kasus Covid-19. Foto: Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kegiatan mudik gelombang kedua berpotensi terjadi setelah dicabutnya larangan mudik oleh pemerintah. Masih ada banyak warga yang berpotensi melakukan perjalanan. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengingatkan potensi mudik gelombang kedua ini bisa berakibat pada lonjakan kasus Covid-19.
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengimbau para perangkat pemerintah setempat apabila terdapat lebih dari lima rumah dalam satu Rukun Tetangga (RT) maka posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM) di tingkat Kelurahan berinisiatif untuk melakukan mikro lockdown.
“Strategi lainnya adalah apabila terdapat 5 rumah dalam 1 RT positif Covid-19, maka Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan berinisiatif melakukan mikro lockdown,” ujar Doni dalam keterangannya, Kamis (20/5/2021).
Baca Juga: Kasus Baru di India dan Finlandia, Total 4.628 WNI Covid-19 di Luar Negeri
Selain itu, Doni meminta daerah untuk memperhitungkan risiko lonjakan kasus dengan ketersediaan fasilitas kesehatan.
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengimbau para perangkat pemerintah setempat apabila terdapat lebih dari lima rumah dalam satu Rukun Tetangga (RT) maka posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM) di tingkat Kelurahan berinisiatif untuk melakukan mikro lockdown.
“Strategi lainnya adalah apabila terdapat 5 rumah dalam 1 RT positif Covid-19, maka Posko PPKM mikro di tingkat kelurahan berinisiatif melakukan mikro lockdown,” ujar Doni dalam keterangannya, Kamis (20/5/2021).
Baca Juga: Kasus Baru di India dan Finlandia, Total 4.628 WNI Covid-19 di Luar Negeri
Selain itu, Doni meminta daerah untuk memperhitungkan risiko lonjakan kasus dengan ketersediaan fasilitas kesehatan.
Lihat Juga :