Panik Tepergok Mencuri, Buruh Bangunan Hantam Anak Pemilik Rumah Pakai Martil
Kamis, 20 Mei 2021 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
“Pada saat di dalam rumah, kemudian tersangka mengikat kaos untuk menutupi wajah dan mengambil daster untuk membungkus tangan kanannya supaya martil tidak lepas dari genggamannya,” ujar Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah saat pers rilis di halaman Mapolres Kobar, Kamis (19/5/2021).
Kapoles melanjutkan, setelah masuk rumah kemudian tersangka mencari barang-barang berharga tetapi belum menemukan barang berharga tersebut. Pada saat tersangka keluar dari kamar tidur anak, tersangka melihat korban bangun dan langsung dipukul kepalanya dengan menggunakan martil sebanyak 3 kali mengenai kepala bagian belakang, telinga sebelah kanan dan rahang sebelah kanan.
“Saat ini korban masih dirawat intensif di RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” beber Kapolres.
Devy menceritakan, motif tersangka mencuri awalnya lantaran sang pacar meminta dibelikan magicom namun tersangka tidak mempunyai uang dan sontak berpikir untuk mencuri. Saat itu tersangka yang merupakan buruh bangunan yang baru berada di Pangkalan Bun selama tiga bulan ini melihat rumah korban jendela rumahnya tidak tertutup dan langsung masuk rumah korban.
“Setelah melakukan pemukulan, kemudian tersangka mundur kebelakang dan menabrak pintu kamar ibu korban. Tidak lama kemudian ibu korban membuka kunci pintu sehingga tersangka lari ke dapur untuk bersembunyi dan mematikan lampu dapur.”
Ia melanjutkan, saat ibu korban berjalan ke arah dapur, tersangka langsung memukul ibu korban tetapi tidak kena. Kemudian tersangka memukuli ibu korban hingga korban mundur ke belakang sampai ke ruang tamu sambil menangkis pukulan tersangka.
“Setelah itu tersangka membuang barang bukti daster, kaos yang dipakai dan martil di belakang rumah, sedangkan kaos penutup kepala dibuang di dapur.”
Kapoles melanjutkan, setelah masuk rumah kemudian tersangka mencari barang-barang berharga tetapi belum menemukan barang berharga tersebut. Pada saat tersangka keluar dari kamar tidur anak, tersangka melihat korban bangun dan langsung dipukul kepalanya dengan menggunakan martil sebanyak 3 kali mengenai kepala bagian belakang, telinga sebelah kanan dan rahang sebelah kanan.
“Saat ini korban masih dirawat intensif di RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” beber Kapolres.
Devy menceritakan, motif tersangka mencuri awalnya lantaran sang pacar meminta dibelikan magicom namun tersangka tidak mempunyai uang dan sontak berpikir untuk mencuri. Saat itu tersangka yang merupakan buruh bangunan yang baru berada di Pangkalan Bun selama tiga bulan ini melihat rumah korban jendela rumahnya tidak tertutup dan langsung masuk rumah korban.
“Setelah melakukan pemukulan, kemudian tersangka mundur kebelakang dan menabrak pintu kamar ibu korban. Tidak lama kemudian ibu korban membuka kunci pintu sehingga tersangka lari ke dapur untuk bersembunyi dan mematikan lampu dapur.”
Ia melanjutkan, saat ibu korban berjalan ke arah dapur, tersangka langsung memukul ibu korban tetapi tidak kena. Kemudian tersangka memukuli ibu korban hingga korban mundur ke belakang sampai ke ruang tamu sambil menangkis pukulan tersangka.
“Setelah itu tersangka membuang barang bukti daster, kaos yang dipakai dan martil di belakang rumah, sedangkan kaos penutup kepala dibuang di dapur.”
Lihat Juga :