Bupati Luwu Utara Ingatkan Tetap Waspada dan Tidak Lengah Covid-19
Selasa, 18 Mei 2021 - 11:08 WIB
loading...
Rapat Koordinasi secara virtual yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia dari Istana Negara, Senin (17/5/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran periode 6 hingga 17 Mei 2021, faktanya mobilitas dan pergerakan masyarakat tetap tinggi. Hal tersebut berpotensi menambah kasus positif Covid-19.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pun kembali mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk para pemangku kepentingan di Luwu Utara agar tetap meningkatkan kewaspadaan, dan tidak lengah sedikit pun terhadap potensi melonjaknya kasus Covid-19 meski kasus positif di Luwu Utara tengah melandai.
“Zona hijau bukan menjadi tolok ukur untuk melonggarkan protokol kesehatan ,” kata Indah saat mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia dari Istana Negara, Senin (17/5/2021).
Menurut Indah, yang perlu dilakukan saat ini adalah tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan tidak boleh lengah sedikit pun. “Berdasarkan update data hingga hari ini, tak ada lagi kasus aktif di Luwu Utara. Meski begitu, hal ini sama sekali bukan menjadi tolok ukur bagi kita untuk abai terhadap protokol kesehatan. Sebab berkaca pada India dan negara tetangga, gelombang atau lonjakan kasus bisa saja naik drastis jika kita lengah,” tandasnya.
Baca Juga: Luwu Utara Dapat Bantuan Rp44,8 M untuk Pembangunan Hunian Tetap
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pun kembali mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk para pemangku kepentingan di Luwu Utara agar tetap meningkatkan kewaspadaan, dan tidak lengah sedikit pun terhadap potensi melonjaknya kasus Covid-19 meski kasus positif di Luwu Utara tengah melandai.
“Zona hijau bukan menjadi tolok ukur untuk melonggarkan protokol kesehatan ,” kata Indah saat mengikuti Rapat Koordinasi secara virtual yang dipimpin Presiden Joko Widodo dengan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia dari Istana Negara, Senin (17/5/2021).
Menurut Indah, yang perlu dilakukan saat ini adalah tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan tidak boleh lengah sedikit pun. “Berdasarkan update data hingga hari ini, tak ada lagi kasus aktif di Luwu Utara. Meski begitu, hal ini sama sekali bukan menjadi tolok ukur bagi kita untuk abai terhadap protokol kesehatan. Sebab berkaca pada India dan negara tetangga, gelombang atau lonjakan kasus bisa saja naik drastis jika kita lengah,” tandasnya.
Baca Juga: Luwu Utara Dapat Bantuan Rp44,8 M untuk Pembangunan Hunian Tetap
Lihat Juga :