BPBD Luwu Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Minggu, 16 Mei 2021 - 20:07 WIB
loading...
BPBD Luwu Imbau Masyarakat...
Ilustrasi. Foto: Istimewa
A A A
LUWU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca di sejumlah daerah di Sulsel.

Menurut BMKG , pemerintah di daerah perlu mengantisipasi bahaya cuaca ektrem dengan status siaga hingga waspada, utamanya 9 daerah di Sulsel termasuk Luwu Raya.

Baca juga:Sepekan ke Depan, Sulsel Berpotensi Dilanda Cuaca Esktrem

Kepada SINDOnews, Koordinator Pelayanan Jasa BMKG Wilayah Sulsel, Siswanto, menyampaikan catatan penting untuk 9 daerah di Sulsel tersebut.

"Kami memantau ada 9 daerah perlu siaga bahkan waspada cuaca ekstrem dalam kurun waktu 3 hari ke depan. Yakni, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo dengan status siaga. Selanjutnya, Tana Toraja, Toraja Utara, Pinrang, Enrekang dan Sidrap dengan status waspada," sebut Siswanto.

Berdasarkan hasil pantauan citra satelit dan mencermati perkembangan kondisi dinamika atmosfer terkini, menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulsel mulai hari ini hingga 18 Mei 2021 mendatang.

"Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang berpotensi terjadi di
beberapa wilayah meliputi Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Palopo, Toraja Utara serta hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di Tana Toraja, Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Pinrang," sebut BMKG dalam rilisnya yang dibenarkan Siswanto, Minggu (16/5).

Baca juga:11 Siklon Tropis Berdampak Cuaca Ektrem Landa Indonesia Sejak 2008

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena adanya sirkulasi siklonik di Selat Makassar bagian tengah sehingga menyebabkan pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Banda hingga Sulawesi Barat.

Selain itu, suhu muka laut di Teluk Bone bagian utara dalam kondisi hangat sehingga berkontribusi terhadap penguapan. Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.

BMKG mengimbau pemerintah daerah untuk siaga bencana menghadapi situasi ini. Tidak terkecuali mengimbau masyarakat mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulsel.

Gelombang dengan ketinggian 1.25-2.5 m berpotensi terjadi Selat Makassar bagian selatan, Perairan Spermonde Makassarbagian barat, Perairan Kepulauan Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores bagian utara, Perairan P Bonerate - Kalaotoa, dan Laut Flores bagian timur.

Baca juga:Waspadai! 4 Penyakit yang Rawan Terjadi saat Cuaca Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu telah menerima informasi peringatan dini cuaca ekstrem oleh BMKG ini.

Olehnya itu, melalui camat hingga pemerintah tingkat desa dan kelurahan, BPBD Luwu , menyampaikan adanya peningkatan kewaspadaan.

"Masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat/laut/udara diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati
terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi," ujar Aminuddin Alwi, Sekretaris BPBD Luwu .

Dia menyebutkan, dampak yang bisa ditimbulkan dalam situasi tersebut di antaranya, potensi banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan meluapnya area tambak budi daya.

Baca juga:Pemkab Jayapura Keluarkan Surat Edaran Hadapi Cuaca Ekstrem Siklon Tropis

Sehingga, BPBD meminta, dalam kurun seminggu ke depan, masyarakat tetap memperhatikan informasi dari BMKG dan BPBD Luwu untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.

Untuk diketahui, BMKG Sulsel memberikan layanan informasi cuaca 24 jam, masyarakat dapat menghubungi melalui: call center 0411-455019/449286 ; 08114614350,b08114483271.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Puluhan Rumah di Banjar...
Puluhan Rumah di Banjar Kalsel Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Berita Terkini
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved