Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Pantau lewat Selfie, Bupati Karawang Sebut Masih Ada ASN Mudik Lebaran

loading...
Pantau lewat Selfie, Bupati Karawang Sebut Masih Ada ASN Mudik Lebaran
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Foto SINDOnews
KARAWANG - Bupati Karawang , Cellica Nurrachadiana memenuhi janjinya mengawasi ASN agar tidak mudik lebaran ke kampung halaman. Kewajiban ASN untuk selfie bersama keluarga saat lebaran dilakukan para ASN. Namun begitu, diketahui ada sejumlah ASN saat selfie ternyata ada diluar Karawang.

"Secara umum kita mengetahui jika ASN itu tidak mudik lebaran. Itu kita tahu saat selfie kordinatnya masih di Karawang. Tapi ada juga sejumlah ASN yang meski sudah selfie kordinatnya berada di luar Karawang. Untuk itu saya sudah meminta Kepala BKPSDM agar memanggil mereka yang berada di luar Karawang, " kata Cellica, Minggu (16/5/21). Baca juga: Pasca-Lebaran Kendaraan yang Mabur Tinggalkan Jabodetabek Berkurang

Menurut Cellica, berdasarkan pantauan aplikasi SIAP (Sistem Informasi Absensi Pegawai), setiap ASN harus melakukan selfi bersama keluarga saat lebaran. Dari selfie tersebut akan diketahui posisi pegawai berdasarkan kordinat dari google map, jika berada di luar Karawang. "Kalau kordinatnya berada di luar Karawang berarti mereka kita anggap mudik. Tapi itu masih harus kita validasi lagi, " katanya.

Cellica mengatakan dari Pantauan SIAP diketahui tingkat kehadiran ASN saat hari pertama lebaran, Kamis (13/521) mencapai 90,8 persen pada hari pertama lebaran. Kemudian hari kedua lebaran Jumat (14/5/21) mencapai 91, 42 persen yang kordinatnya berada di Karawang. " Jadi secara umum ASN Karawang tidak mudik lebaran di kampung halaman," katanya.Baca juga: Saat Lebaran Penumpang KRL hanya 226.000, Kalah dengan pada Hari Kerja

Menurut Cellica untuk ASN yang saat selfi kordinatnya berada di luar Karawang akan di panggil untuk dimintai keterangan. Sejumlah ASN berdasarkan kordinat goegle map di ketahui berada di Jakarta, Bogor, Bekasi, Cianjur, Kuningan dan Bandung. Jika keluar Karawang tanpa izin atau alasan yang kuat akan dikenai sanksi. "Kalau tanpa alasan kita anggap mereka mudik dan itu ada sanksinya, " katanya.

(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top