Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Taman Nasional Bunaken Ditutup Selama Empat Hari, Ini Alasannya

loading...
Taman Nasional Bunaken Ditutup Selama Empat Hari, Ini Alasannya
Libur Lebaran dan cuti bersama kawasan Taman Nasional Bunaken ditutup sementara untuk kunjungan dan aktivitas wisata alam selama empat hari. Foto/MPI/Subhan Sabu
MANADO - Selama libur Lebaran dan cuti bersama kawasan Taman Nasional Bunaken , Manado, Sulawesi Utaraditutup sementara untuk kunjungan dan aktivitas wisata alam selama empat hari.

Baca juga: Astaga, 2.800 Kg Sampah Plastik Terkumpul dari Pantai Liang Pulau Bunaken

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken (BTNB) Genman Suhefti Hasibuan mengatakan bahwa penutupan sementara kawasan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran COVID-19, terhitung sejak tanggal 12-16 Mei 2021.

Baca juga: Taman Nasional Bunaken Tetap Dibuka Saat Libur Nataru dengan Protokol Kesehatan Ketat



Penutupan meliputi wilayah perairan dan Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Mantehage, Pulau Nain, Pesisir Molas-Meras dan Pesisir Poopoh-Popareng tertuang dalam surat edaran SE.254/BTNB/TU/UM/05/2021 tanggal 11 Mei 2021.

Dia menjelaskan bahwa penutupan sementara kawasan dari kunjungan dan aktivitas wisata alam diberlakukan dalam rangka memberikan perlindungan kesehatan bagi petugas maupun masyarakat dalam kawasan Taman Nasional Bunaken dan juga berguna bagi para wisatawan.

"Mengingat antisipasi bila terjadi lonjakan wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Taman Nasional Bunaken pada hari libur dan cuti bersama," kata Genman Suhefti Hasibuan, Rabu (12/5/2021).

Sejak pandemi kata Genman, pengunjung ke kawasan Taman Nasional Bunaken didominasi oleh wisatawan Nusantara. Pada bulan Maret-September 2020 kawasan ditutup dari aktivitas wisata alam. Selanjutnya kembali dibuka pada 12 September 2020. Sejak itu total jumlah kunjungan sampai Desember 2021 mencapai 6.834 orang.

"Tahun 2021 dari bulan Januari hingga awal Mei total jumlah pengunjung 3.347 orang dengan berbagai aktivitas dalam kawasan seperti diving dan snorkelling, dimana spot favorit yang dikunjungi antara lain Tawara dan Likuan III, beberapa mengelilingi kawasan dimulai dari Bungin Pasir Timbul Nain, Timur Bunaken dan rute terakhir di Liang Bunaken," ujar Genman.

Rata-rata komposisi pengunjung nusantara terdiri atas 70% dari lokal Sulawesi Utara dan 30% dari luar daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Makassar.



Terkait pelayanan, masyarakat dapat secara langsung menghubungi Call Center Balai Taman Nasional Bunaken di 0821 9539 9339, jika membutuhkan informasi yang diperlukan. Kita sekalian berharap dapat membangun bersama-sama gerakan secara terpadu, dalam upaya penanganan dan penyelesaian berbagai persoalan terkait COVID-19," kata Genman.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top