Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tangis Pecah di Gresik, 1 Balita Meregang Nyawa Saat 3 Ruko Penjualan Mainan Terbakar

loading...
Tangis Pecah di Gresik, 1 Balita Meregang Nyawa Saat 3 Ruko Penjualan Mainan Terbakar
Kebakaran hebat melanda tiga ruko tempat penjualan mainan anak-anak di Kabupaten Gresik, satu anak balita tewas dalam kebakaran ini. Foto/iNews TV/Agus Ismanto
GRESIK - Kebakaran hebat melanda tiga ruko tempat penjualan mainan anak-anak di Kabupaten Gresik. Akibat kebakaran ini, satu balita ditemukan tewas tertimbun reruntuhan puing-puing sisa kebakaran.

Baca juga: Medan Gempar, Gudang BBM Eceran Meledak Puluhan Warga dan Petugas Terluka

Korban bermain di dalam ruko bersama kakaknya saat orang tuanya pergi ke masjid. Dalam rekamanan video amatir warga, terlihat kobaran api sangat besar meluluhlantakkan ruko yang ada di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (12/5/2021).





Hembusan angin yang kuat, membuat api dengan cepat meluas dan menghanguskan beragam mainan plastik di dalam ruko milik pasangan Muhammad Shoim (49) dan Khusnul Khotimah (40) warga Perum Jaya Maspion Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: Pembunuh Ibu dan Anak di Kendal Lari ke Jakarta, Mobil Sewaan Ditinggal di Hotel

Puluhan warga di sekitar lokasi kejadian telah bergotong-royong membantu memadamkan api , tetapi upayanya gagal karena api dengan cepat meluas dan membesar, hingga dengan cepat melahap benda-benda mudah terbakar di sekitarnya.

Sebanyak tiga unit pemadam kebakaran (damkar) dari Unit Pmk Lakarsantri Surabaya, dan Pemkab Gresik, berhasil memadamkan api setelah mereka berjibaku memadamkan api selama hampir 4,5 jam.

Baca juga: Tentara Israel Serang Jamaah Salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa, Pengusaha Milenial: Ini Biadab!

Kapolsek Menganti, AKP Tata Sutisna mengatakan, kebakaran hebat ini menewaskan M. Farouq (5). Balita tersebut terjebak api di dalam ruko yang tengah terbakar hebat, hingga nyawanya tidak terselamatkan.



"Peristiwa kebakaran terjadi saat korban bermain bersama kakaknya, M. Fahri (13). Kakak korban bertugas menjaga toko, karena kedua orang tuanya pamit pergi ke masjid. Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini, dengan memeriksa para saksi," tuturnya.

Baca juga: Rombongan Kapolres Maybrat Polda Papua Barat Ditembaki Kelompok Bersenjata

Diduga, sata berada di dalam ruko korban bermain korek api . Saat korek api menyala, tiba-tiba apinya menyambar mainan anak yang mudah terbakar . Keduanya panik dan menyelamatkan diri. Naas sang adik tak bisa keluar dari kobaran api, hingga ditemukan tewas.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top