Klaster Rokok Tulungagung Membuat Positif COVID-19 Kediri Jadi 74
Jum'at, 22 Mei 2020 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
Dari 18 pasien baru di luar 13 klaster rokok, terdapat tiga pasien positif COVID-19 karena tertular klaster rokok Tulungagung. "Sebanyak 3 kasus mempunyai keterkaitan (tertular) dengan klaster rokok Tulungagung," tambah Ahmad Chotib.
Sedangkan dua kasus positif baru lainnya merupakan klaster lain, dimana salah satunya berdomisili di Surabaya. Dalam kesempatan itu Ahmad Chotib juga mengatakan, satu pasien asal Kecamatan Pare telah sembuh.
Hasil swab test pasien yang menjalani isolasi mandiri di Surabaya tersebut telah dinyatakan negatif. "Hasil pemeriksaan laboratorium hasil swabnya yang sebelumnya positif sudah terkonfirmasi negatif," pungkas Ahmad Chotib.
Seperti diketahui, selain di Kabupaten Kediri, jumlah kasus positif COVID-19 yang berasal dari klaster rokok Tulungagung, juga ditemukan di wilayah Kota Kediri. Tercatat ada 16 orang buruh rokok Tulungagung asal Kota Kediri yang swab testnya terkonfirmasi positif COVID-19.
Sedangkan dua kasus positif baru lainnya merupakan klaster lain, dimana salah satunya berdomisili di Surabaya. Dalam kesempatan itu Ahmad Chotib juga mengatakan, satu pasien asal Kecamatan Pare telah sembuh.
Hasil swab test pasien yang menjalani isolasi mandiri di Surabaya tersebut telah dinyatakan negatif. "Hasil pemeriksaan laboratorium hasil swabnya yang sebelumnya positif sudah terkonfirmasi negatif," pungkas Ahmad Chotib.
Seperti diketahui, selain di Kabupaten Kediri, jumlah kasus positif COVID-19 yang berasal dari klaster rokok Tulungagung, juga ditemukan di wilayah Kota Kediri. Tercatat ada 16 orang buruh rokok Tulungagung asal Kota Kediri yang swab testnya terkonfirmasi positif COVID-19.
(eyt)
Lihat Juga :