Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro Palembang Dilanjutkan
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Harnojoyo menilai, selain mengembalikan fungsinya,sungai Sekanak Lambidaro juga akan berdampak pada perekonomian Kota Palembang dengan banyak mendatangkan wisatawan nantinya. "Sungai ini nantinya bisa dilalui perahu perahu besar dan menjadi destinasi wisata baru nantinya," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII Birendrajana mengatakan, saat ini progres pengerjaan restorasi Sungai Sekanak Lambidaro baru mencapai 17 persen.
Saat ini pihaknya akan konsentrasi pada pembangunan penguatan dipinggiran sungai."Sisi kanan sungai kita masih terkendala dalam utilitas yang ada, untuk itu kita minta bantuan dari Pemkot Palembang," katanya. Baca juga: Amukan Covid-19 di India Makin Dahsyat, 120 Orang Meninggal Tiap Jam dan Diprediksi Bakal Terus Meningkat
Dijelaskan juga, proyek yang menyerap anggata sebesar Rp380 miliar, saat ini telah dikucurkan sebesar Rp38 miliar untuk pengerjaan tahap kedua."Anggaran Rp38 miliar tahun ini dari total anggaran keseluruhan Rp380 miliar dan rencananya tahun ini pembangunan dikerjakan sepanjang 500 meter," jelasnya.
Selain dari utilitas yang menjadi kendala, pihaknya juga meminta Pemkot Palembang untuk bergerak cepat untuk mensosialisasikan ganti rugi lahan warga. "Kita juga ingin secepatnya ganti rugi cepat dilakukan sehingga pengerjaan dapat berjalan cepat," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII Birendrajana mengatakan, saat ini progres pengerjaan restorasi Sungai Sekanak Lambidaro baru mencapai 17 persen.
Saat ini pihaknya akan konsentrasi pada pembangunan penguatan dipinggiran sungai."Sisi kanan sungai kita masih terkendala dalam utilitas yang ada, untuk itu kita minta bantuan dari Pemkot Palembang," katanya. Baca juga: Amukan Covid-19 di India Makin Dahsyat, 120 Orang Meninggal Tiap Jam dan Diprediksi Bakal Terus Meningkat
Dijelaskan juga, proyek yang menyerap anggata sebesar Rp380 miliar, saat ini telah dikucurkan sebesar Rp38 miliar untuk pengerjaan tahap kedua."Anggaran Rp38 miliar tahun ini dari total anggaran keseluruhan Rp380 miliar dan rencananya tahun ini pembangunan dikerjakan sepanjang 500 meter," jelasnya.
Selain dari utilitas yang menjadi kendala, pihaknya juga meminta Pemkot Palembang untuk bergerak cepat untuk mensosialisasikan ganti rugi lahan warga. "Kita juga ingin secepatnya ganti rugi cepat dilakukan sehingga pengerjaan dapat berjalan cepat," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :