Diduga Korban COVID-19, Mayat Ini Dibiarkan Tergelatak di Jalan
Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Pandemi juga menyebabkan unit perawatan intensif beberapa rumah sakit di wilayah itu penuh. Ricardo Moraes, jurnalis foto Reuters di Rio de Jeneiro, sedang meliput operasi polisi pada Minggu pagi ketika dia mendengar laporan tentang mayat tergeletak 30 jam di favela atau kawasan kumuh di Arara.
Ketika dia tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 pagi pada hari Minggu, Moraes mendapati Silva berbaring di tempat yang sama di mana penduduk setempat mengatakan dia meninggal pada Sabtu pagi. Jasadnya diapit di antara deretan mobil yang diparkir dan lapangan sepak bola kecil.
Sekelompok penduduk setempat di bar terdekat mengatakan bahwa kehidupan Silva mulai berantakan setelah kematian istrinya beberapa bulan yang lalu, dan dia memilih tinggal di jalan.
Pada hari Sabtu, ketika Silva mengeluh bahwa dia tidak bisa bernapas, penduduk setempat mengatakan bahwa mereka memanggil ambulans untuknya, tetapi dia meninggal sebelum ambulans tiba.
Beberapa penduduk mengira dia telah meninggal karena COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru, SARS-CoV-2. Namun, tidak ada yang yakin. Penyakit itu masuk ke Rio de Janeiro melalui penduduk kaya yang kembali dari liburan di Eropa, dan sejak itu menyebar ke lingkungan miskin.
Ketika dia tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 pagi pada hari Minggu, Moraes mendapati Silva berbaring di tempat yang sama di mana penduduk setempat mengatakan dia meninggal pada Sabtu pagi. Jasadnya diapit di antara deretan mobil yang diparkir dan lapangan sepak bola kecil.
Sekelompok penduduk setempat di bar terdekat mengatakan bahwa kehidupan Silva mulai berantakan setelah kematian istrinya beberapa bulan yang lalu, dan dia memilih tinggal di jalan.
Pada hari Sabtu, ketika Silva mengeluh bahwa dia tidak bisa bernapas, penduduk setempat mengatakan bahwa mereka memanggil ambulans untuknya, tetapi dia meninggal sebelum ambulans tiba.
Beberapa penduduk mengira dia telah meninggal karena COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru, SARS-CoV-2. Namun, tidak ada yang yakin. Penyakit itu masuk ke Rio de Janeiro melalui penduduk kaya yang kembali dari liburan di Eropa, dan sejak itu menyebar ke lingkungan miskin.
Lihat Juga :