Diduga Korban COVID-19, Mayat Ini Dibiarkan Tergelatak di Jalan
Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:08 WIB
loading...
Jasad Valnir Mendes da Silva (62), tergeletak di trotoar di daerah kumuh Arara, Brasil. Foto/Reuters/Ricardo Moraes/File Photo
A
A
A
RIO DE JANEIRO - Sesosok mayat yang diduga korban virus corona baru, COVID-19, dibiarkan tergeletak selama 30 jam di trotoar di lingkungan miskin di Rio de Janeiro, Brasil.
(Baca juga: 4 Hari PSBB, Pasien Positif COVID-19 Kota Malang Bertambah )
Jasad tersebut adalah Valnir da Silva, pria berusia 62 tahun. Dia meninggal hari Sabtu lalu dan belum secara resmi dinyatakan sebagai korban COVID-19. Namun, komunitas miskin di Rio de Janeiro memiliki banyak korban akibat pandemi penyakit tersebut.
Ketika sebagian besar negara Asia dan Eropa sudah melewati pandemi terburuk, Brasil mulai melesat menuju puncaknya, dengan lebih dari 20.000 kematian.
Data worldometers pada Jumat (22/5/2020) menunjukkan negara terbesar Amerika Latin ini menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Rusia. Menurut data tersebut, Brasil memiliki 310.087 kasus dengan 20.047 kematian dan sebanyak 125.960 pasien berhasil disembuhkan.
(Baca juga: 4 Hari PSBB, Pasien Positif COVID-19 Kota Malang Bertambah )
Jasad tersebut adalah Valnir da Silva, pria berusia 62 tahun. Dia meninggal hari Sabtu lalu dan belum secara resmi dinyatakan sebagai korban COVID-19. Namun, komunitas miskin di Rio de Janeiro memiliki banyak korban akibat pandemi penyakit tersebut.
Ketika sebagian besar negara Asia dan Eropa sudah melewati pandemi terburuk, Brasil mulai melesat menuju puncaknya, dengan lebih dari 20.000 kematian.
Data worldometers pada Jumat (22/5/2020) menunjukkan negara terbesar Amerika Latin ini menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Rusia. Menurut data tersebut, Brasil memiliki 310.087 kasus dengan 20.047 kematian dan sebanyak 125.960 pasien berhasil disembuhkan.
Lihat Juga :