Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Warga Desa Miliarder Kawungsari Kuningan Ada yang Terpapar COVID-19

loading...
Warga Desa Miliarder Kawungsari Kuningan Ada yang Terpapar COVID-19
ilustrasi
KUNINGAN - Ada warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat terkonfirmasi COVID-19 . Langkah penyemprotan disinfektan langsung dilakukan di desa yang dikenal dengan desa miliarder tersebut.

"Iya, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan atas adanya permintaan penyemprotan cairan disinfektan dari kepala Kepala Desa Kawungsari nomor 141/17/Pem/VI/2021 tanggal 30 April 2021 bertujuan untuk menghambat penyebaran virus COVID-19 di lingkup Desa Kawungsari," ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi Mufti kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Buruh Cimahi Minta Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Bayar THR Dicicil

Tindakan penyemprotan, kata Khadafi, dilakukan sejak 08.00 Wib hingga jelang sore tadi. Adapun cairan disinfektan disemprotkan sebanyak 4.500 liter di Desa Kawungsari, meliputi jalan utama Desa Kawungsari, halaman Kantor Desa dan Masjid serta sejumlah jalan Dusun Wage, Dusun Puhun dan rumah yang terindikasi COVID-19.



Terpisah berdasarkan data harian Petugas Satgas COVID-19 Kuningan, Sabtu (1/5/2021) melalui juru bicara Agus Mauludin menyebut bahwa kasus terkonfirmasi COVID Antisipasi Lonjakan Wisatawan Imbas Larangan Mudik, Jabar Cegah Klaster Wisata -19, total ada sebanyak 5190 orang dengan jumlah discarded ada sebanyak 4573 orang dan masih dalam karantina ada 500 orang.

Baca juga:

"Kemudian untuk jumlah meninggal akibat Covid-19, hingga kini ada sebanyak 117 orang. Kemudian dalam kasus terkonfirmasi positif itu dari Laki-Laki ada 2472 orang dan Perempuan ada 2718 orang," ujar Agus.

Sementara untuk kasus kontak erat total ada sebanyak 6549 orang dengan jumlah discarded ada 6324 orang dan masih dalam karantina ada sebanyak 225 orang. "Dalam kasus kontak erat itu dari Laki-laki ada sebanyak 3126 orang dan Perempuan ada 3423 orang," ujarnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top