Dishub Sulsel Larang Pengendara Beri Uang ke Pak Ogah

Jum'at, 30 April 2021 - 12:53 WIB
loading...
Dishub Sulsel Larang...
Seorang pengatur lalu lintas liar di salah satu jalan protokol di Kota Makassar beberapa waktu lalu. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel mengimbau masyarakat, terutama pengguna kendaraan agar tidak memberikan uang kepada pengatur lalu lintas liar atau Pak Ogah di jalan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sulsel , Abdul Azis Bennu mengatakan, upaya ini sebagai bentuk melakukan penertiban kepada Pak Ogah . Pasalnya, kehadirannya dianggap memicu kemacetan di jalan.

Baca juga: Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi

"Mereka merasa nyaman dengan aksinya karena cuma dengan membantu kendaraan menyeberang atau berbelok, sudah bisa kantongi uang. Tidak perlu keahlian khusus," ungkapnya.

Dia mengkalkulasi, misalnya dalam sehari, seorang Pak Ogah bisa mengantongi Rp100 ribu, maka sebulan pendapatan yang diperoleh rata-rata Rp3 juta. "Coba kalau para pengguna jalan tidak memberi mereka uang. Pasti lambat laun, kehadirannya di jalan-jalan akan hilang sendiri, " tambah Azis.

Dishub Sulsel diketahui terus mengintensifkan penertiban terhadap Pak Ogah . Aktivitasnya seringkali dilakukan di titik u-turn (pembelokan jalan) yang tersebar di sejumlah wilayah.

Saat ini pihaknya pun terus mengawal kasus pelemparan batu yang dilakukan oknum Pak Ogah terhadap satu unit kendaraan dinas milik instansi tersebut. Kejadian itu terjadi di depan McDonald, jalan Perintis Kemerdekaan Km. 13 Makassar, Selasa 27 April lalu.

Baca juga: Regulasi Pak Ogah di Makassar Akan Diusul Jadi Peraturan Daerah

Atas peristiwa itu kaca mobil operasional Dishub Sulsel pecah. Kerugian ditaksir mencapai Rp2 juta. Kejadiannya pun sudah dilaporkan ke Polsek Biringkanayya. Jika belum ada perkembangan, laporan akan diadukan ke Polrestabes Makassar.

Azis melanjutkan, pihaknya berharap kasus ini menjadi perhatian khusus aparat penegak hukum (APH). Jika tidak dikawal dengan baik, dikhawatirkan para Pak Ogah bisa semakin represif terhadap petugas.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sulsel , Muh Arafah turut berharap APH bisa mengusut tuntas kasus ini. Diapun meminta petugas yang sedang turun ke jalan bertugas, baik melakukan edukasi maupun penertiban, lebih waspada setelah adanya peristiwa ini.

Pihaknya berjanji akan bertindak lebih tegas lagi dalam menghadapi Pak Ogah . "Tim terpadu akan lebih tegas lagi dalam melakukan penertiban," tandasnya.

Baca juga: Polisi Amankan 7 'Pak Ogah' yang Kerap Meresahkan Pengendara

Ketua Tim Edukasi Pengatur Lalin Dishub Sulsel , Sitti Marwah menambahkan, pelaku pelemparan mobil Dishub Sulsel inipun masih dalam pencarian kepolisian. “Masih pencarian. Polisi yang tangani sekarang,” ucapnya.

Pengawas Angkutan Jalan Dishub Sulsel ini melanjutkan, kejadian tersebut tidak menghambat timnya untuk terus melakukan penertiban lalu lintas. Tidak hanya Pak Ogah , tim juga secara berkala turun menertibkan parkir liar di jalan yang berpotensi memacetkan jalan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Pemudik Nyasar...
Mobil Pemudik Nyasar di Bukititinggi Gara-gara Google Maps, Bocah-bocah Mendadak Jadi Pak Ogah
Parah, 2 Pak Ogah Flyover...
Parah, 2 Pak Ogah Flyover Jatingaleh Ini Curi Kayu Jati di Asrama TNI
Pelaku Pembacokan Pak...
Pelaku Pembacokan Pak Ogah di Cimahi Diringkus Polisi, Motifnya Tersinggung Ucapan Korban
Mengerikan! Bus Rem...
Mengerikan! Bus Rem Blong Melaju Kencang Tabrak dan Lindas Pak Ogah hingga Tewas
Ramai Pungli Pak Ogah...
Ramai Pungli Pak Ogah saat Penutupan Jalan di Bandung, Ini Kata Polisi
Tutup Exit Tol Rawa...
Tutup Exit Tol Rawa Buaya Jakbar, 6 Pak Ogah Ditangkap
Aniaya Sopir di Jalur...
Aniaya Sopir di Jalur Alternatif Puncak, 2 Pak Ogah Ditangkap Polisi
8 Jukir Liar Dibekuk...
8 Jukir Liar Dibekuk Satpol PP Jakpus karena Sering Bikin Macet
Rekomendasi
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Mbah Dimas Bongkar Kisah...
Mbah Dimas Bongkar Kisah Keluarga Kehilangan Anak, Diduga Berkaitan dengan Perjanjian Gaib
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved