Pemko Mojokerto Didukung Bank Jatim untuk Kembangkan UMKM dan Digitalisasi Keuangan
Jum'at, 30 April 2021 - 11:20 WIB
loading...
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK dan Ka Cab. Bank Jatim menunjukkan QRIS Bank Jatim
A
A
A
MOJOKERTO - Pemerintah Kota Mojokerto bersama Bank Jatim kembali bersinergi, yang diwujudkan dengan diadakannya Bazar Murah UMKM Ramadhan 1442 H. Acara ini diadakan di Rest Area Gunung Gedangan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. Bazar murah digelar selama lima hari yakni mulai 29 April hingga 3 Mei 2021.
Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa bazar murah ini adalah fasilitas yang disediakan oleh Pemko Mojokerto bersama Bank Jatim Cabang Mojokerto bagi umkm. Tujuannya agar UMKM bisa memasarkan produk-produknya.
“Kami bersinergi agar produk UMKM Kota Mojokerto ini memiliki tempat berdagang yang lebih layak dari pada harus berdagang di pinggir-pinggir jalan sehingga harus ditertibkan dengan Operasi Yustisi dari Satpol PP, TNI maupun POLRI,”ucapnya saat membuka bazar murah ini.
![Pemko Mojokerto Didukung Bank Jatim untuk Kembangkan UMKM dan Digitalisasi Keuangan]()
Ia juga menambahkan menjelang Idul Fitri ini adalah momen yang pas. Mengingat masyarakat ada kebutuhan untuk berbagai hal. Ini juga memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhannya.
"Sembari menunggu rest area ini yang masih dalam proses appraisal (proses pemberian nilai dalam konteks properti) untuk bisa dikelola oleh BUMD kedepannya, ini adalah momen yang sangat pas dimana kebutuhan masyarakat menjelang Idul fitri cukup tinggi, kebutuhan masyarakat berburu takjil juga tinggi," kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa bazar murah ini adalah fasilitas yang disediakan oleh Pemko Mojokerto bersama Bank Jatim Cabang Mojokerto bagi umkm. Tujuannya agar UMKM bisa memasarkan produk-produknya.
“Kami bersinergi agar produk UMKM Kota Mojokerto ini memiliki tempat berdagang yang lebih layak dari pada harus berdagang di pinggir-pinggir jalan sehingga harus ditertibkan dengan Operasi Yustisi dari Satpol PP, TNI maupun POLRI,”ucapnya saat membuka bazar murah ini.

Ia juga menambahkan menjelang Idul Fitri ini adalah momen yang pas. Mengingat masyarakat ada kebutuhan untuk berbagai hal. Ini juga memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhannya.
"Sembari menunggu rest area ini yang masih dalam proses appraisal (proses pemberian nilai dalam konteks properti) untuk bisa dikelola oleh BUMD kedepannya, ini adalah momen yang sangat pas dimana kebutuhan masyarakat menjelang Idul fitri cukup tinggi, kebutuhan masyarakat berburu takjil juga tinggi," kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Lihat Juga :