Penyelundupan Ratusan Burung Digagalkan Petugas Gabungan di Bakauheni

Rabu, 28 April 2021 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Medan Membara, Tawuran Antar Pemuda Pecah di Jembatan Penghubung Kecamatan

Dari identifikasi petugas karantina, burung tersebut tidak ada yang dilindungi, hanya saja dari peraturan dan undang-undang, burung tersebut harus tetap dilaporkan untuk dapat dilalulintaskan ke tempat tujuan yaitu Bandung. "Dan berdasarkan aturan juga, seharusnya dilaporkan dulu dari daerah asal baru bisa di lalulintaskan," tegasnya.

Baca juga: Kerjasama Strategis Kendalikan Inflasi, Jatim Kirim 15,5 Ton Ayam Karkas ke Malut

Untuk proses selanjutnya, petugas karantina mengamankan barang bukti burung tersebut ke Kantor Balai Karantina Wilayah Kerja Bakauheni, sementara perjalanan bus tersebut tertunda lantaran sopir bus harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Pastikan Kondisi...
Pramono Pastikan Kondisi Satwa dan Pakan di Ragunan Aman
Bawa 30 Kg Sisik Trenggiling,...
Bawa 30 Kg Sisik Trenggiling, Warga Bagan Hulu Diciduk Polda Riau
3 Orang Utan Kalimantan...
3 Orang Utan Kalimantan Jalani Proses Rehabilitasi
Flogacy, Upaya Jaga...
Flogacy, Upaya Jaga Keanekaragaman Hayati di Sukapura Tasikmalaya
Donasi Rp130,3 Juta...
Donasi Rp130,3 Juta dari Tamu Hotel di Seminyak Bali Bantu Perlindungan Satwa Liar
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Rekomendasi
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved