Sempat Terpuruk dan Gagal Ekspor Akibat Pandemi, Kini Mulai Bangkit dengan Teh Warna Warni

Senin, 26 April 2021 - 12:21 WIB
loading...
Sempat Terpuruk dan...
Nita bersama jajaran Telkom Indonesia menunjukan produk teh kesehatan. Foto/Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Pandemi COVID-19 mulai Maret 2020 lalu membuat banyak orang tersentak. Tak hanya soal ketakutan masyarakat dalam beraktivitas, tetapi juga membuat banyak pengusaha terjatuh.

Tidak sedikit kontrak ekspor dan perdagangan batal akibat pandemi. Hal itu juga yang dialami salah seorang pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Bandung Nita.

Saat itu, dia kurang satu langkah lagi melakukan pengiriman teh ke luar negeri. Sebanyak 400 kg teh telah dipersiapkan, menunggu proses administrasi dan pengiriman.

"Tapi apa bisa dikata, setelah semua barang siap dan tinggal dikirim, pandemi melanda dunia, sehingga pengiriman pun tak bisa dilakukan. Saya pun mesti menanggung kerugian, karena 400 kg tak terjual," kata Nita yang kini menjadi UMKM binaan PT Telkom Indonesia.

Tak hanya gagal mengirimkan 400 kg teh, pandemi juga telah membuat usahanya di beberapa pusat perbelanjaan perlahan tutup. Hal itu karena diberlakukannya pembatasan aktivitas masyarakat dan mal. Nita berada pada titik nadir, diambang kebangkrutan usahanya.

"Tetapi kalah bukan pilihan, artinya saya tetap harus berusaha dan bangkit kembali. Terutama memikirkan bagaimana agar teh sebanyak 400 kg itu mesti terjual," cerita dia.

Nita pun berusaha bangkit kembali. Membuat berbagai terobosan bisnis agar usahanya kembali bangkit. Pilihannya membuat inovasi produk dan melakukan penjualan secara daring.

Karena, untuk penjualan secara langsung seperti di mal, belum sepenuhnya bisa maksimal. Kini, Nita bersama brand Swarga Flower Tea, sebuah produk teh kesehatan mencoba kembali menulis peruntungan.

Melalui produk teh kesehatan ini, dia ingin menunjukkan bahwa Indonesia juga memiliki racikan teh berkualitas tinggi.

"Produk yang saya kembangkan flower tea. Teh ini punya khasiat bagus terhadap tubuh. Juga memiliki kemampuan menaikkan imunitas dan berbagai penyakit lainnya seperti diabetes, kolesterol, darah tinggi, sakit mata, dan lainnya," jelas dia.

Secara tampilan warna, teh buatannya cukup unik. Misalnya ada teh yang berwarna biru seperti minyak spirtus. Tetapi produk ini adalah gabungan antara teh khusus dan buah talang.

Dibuat dengan racikan khusus, sehingga berwarna biru. Bagi yang baru pertama minum, akan terasa efek selalu buang air kecil yang menandakan terjadinya proses detoksifikasi.

Untuk produk ini, dia menyebutnya Banyu Biru. Semantara teh yang berwarna merah orange Kembang Mekar. Ada juga yang bewarna hijau Green Miracle. Serta produk lainnya seperti Wedang Uwuh, Wedang Cinamon, dan lainnya.

Saat ini, selain dijual secara online, Warga Flower Tea juga telah masuk ke ritel. Seperti Sogo, Blok M, dan lainnya. Produknya juga mulai menyasar ke sejumlah toko modern untuk dijual secara langsung ke masyarakat.

"Alhamdulilah kemarin baru ekspor ke Kanada dan telah dijual di Amazon. Sementara di Indonesia sendiri, banyak konsen milenial yang menyukai teh ini, karena alasan kesehatan," ujar dia.

Saat ini, dia memproduksi ssekitar 2.500 pouch perbulan dengan mempekerjakan karyawan tetap sebanyak tiga orang. Selebihnya menggunakan sistem kerja sama dengan petani untuk produksi bahan baku teh dan penyediaan bahan baku bunga.

Baca juga: Puji Partisipasi Pelajar, Disdik Jabar Sebut Program Rantang Siswa Luar Biasa

Untuk pengelolaan keuangan, Nita mengaku mempercayakan kepada aplikasi buatan PT Telkom Indonesia QRen. Aplikasi ini mempermudah pelaku UMKM dalam bertransaksi dan mencatat semua aktivitas bisnis.

Baca juga: Bermodal Besar, Kader PMII Diminta Ambil Peran di Ranah Politik-Ilmu Pengetahuan

"Sekian memfasilitasi pelaku usaha menggunakan QRen, kami juga memiliki UMKM binaan. Targetnya, bagaimana mereka dibantu dan diarahkan agar tetap survive menghadapi pandemi ini," imbuh Executive Vice President Telkom Regional III Area Jawa Barat Sujito.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
PTPN IV Pastikan Kebun...
PTPN IV Pastikan Kebun Teh di Simalungun Tak Akan Dikonversi
Ekspor Perdana, Coir...
Ekspor Perdana, Coir Net Warga Binaan Lapas Ciamis Rambah Pasar Korsel dan Jepang
Ekspor Gula Semut Banyumas,...
Ekspor Gula Semut Banyumas, GP Ansor Optimalkan Patriot Ketahanan Pangan
Hilirisasi Kemiri, BUMDes...
Hilirisasi Kemiri, BUMDes Ngada Siap Ekspor Minyak Rambut hingga Pelembab Kulit
Bea Cukai Magelang Kawal...
Bea Cukai Magelang Kawal Ekspor 27 Ton Briket Arang ke Malaysia
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Rekomendasi
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Berita Terkini
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Infografis
7 Cara Hindari Kesepian...
7 Cara Hindari Kesepian dan Depresi akibat Pandemi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved