Kisah Syech Hang Sanah, Ahli Taktik dan Strategi Perang dari Kerajaan China

Minggu, 25 April 2021 - 05:01 WIB
loading...
A A A
Angkatan perang ini nantinya akan digunakan sebagai tambahan kekuatan untuk menggempur kekuatan tentara Portugis di Malaysia dan Samudra Pasai. Baca juga: China Sebenarnya Mitra Dagang Terbesar Australia, Kini Hubungan Keduanya Memanas

Syech Hang Sanah ini sangat tunduk dan patuh kepada Sunan Gunung Jati. Hal ini lantaran ketika tiba dari China, Sunan Gunung Jati yang mengislamkannya. Tak hanya masuk Islam, Sunan Gunung Jati juga mengajarkannya baca Al-Quran bahkan sampai hafal Al-Quran.

Selain dalam ilmu Agama yakni hafal Al-Quran, Syech Hang Sanah juga seorang yang ahli dalam taktik dan strategi perang. Kehebatannya bahkan diakui oleh Kerajaan Campa. Beliu juga Hulubalang di Kerajaan China itu.

Disaat Sunan Gunung Jati memaklumatkan perang terhadap Portugis, Syech Hang Sanah jatuh sakit. Para pengikut, prajurit dan ratusan pemuda Islam yang setia pada Syech Hang Sanah yang telah dilatih berhasil membantu Sunan Gunung Jati saat menggempur pasukan Portugis di Malaysia dan Samudra Pasai.

Sekembalinya dari pertempuran, Sunan Gunung Jati mengunjungi Syech Hang Sanah yang tidak ikut berperang karena sakit keras di Pulau Batam. Dimana Syech Hang Sanah tinggal dikawasan pantai yang sekarang bernama Bengkong Laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rekomendasi
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
NewJeans Kembali Terseret...
NewJeans Kembali Terseret Kasus Plagiarisme, Lagu ETA Digugat di Amerika Serikat
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved