Batam Masuk Masa Puncak Hujan Tertinggi, Waspada Potensi Gelombang Laut

Rabu, 21 April 2021 - 02:21 WIB
loading...
Batam Masuk Masa Puncak...
Foto/ilustrasi SINDOnews
A A A
BATAM - Saat ini, Batam sedang di masa periode pertama puncak hujan tertinggi , dimana hujan sedang hingga lebat yang terjadi belakangan ini merupkan siklus normal yang terjadi dua kali dalam setahun.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet, Hang Nadim Suratman mengatakan, berdasarkan klimatologi selama 30 tahun terakhir ini pada penghujung April hingga Mei potensi hujan meningkat dibandingkan bulan-bulan lainnya."Jadi, kita di Batam ini ada dua periode puncak hujan yakni April dan Mei dan juga November dan Desember," ujarnya Selasa (20/4/21). Baca juga: Jakarta Mulai Diguyur Hujan Deras, Begini Imbauan Polisi

Dijelaskannya, semakin mendekati Mei potensi hujan di Batam akan terus meningkat, dimana intensitas hujan ini mulai dari sedang hingga lebat dan ini memang normal terjadi di Batam. "Ini hal normal, kecuali ada hal-hal berpengaruh secara global ya. Saat ini memang masih belum merata," jelasnya.

Sementara itu, mengenai gelombang air laut diperairan Batam atau daerah lainnya di Kepri, dia mengatakan saat ini masih terbilang aman dan rendah. Meski begitu, ia tetap mengimbau masyarakat agar selalu mewaspadai perubahan cuaca yang terjadi mendadak.

"Masih normal gelombang air laut sekarang, hal ini karena saat terjadi perubahan cuaca dari panas ke hujan ini, menyebabkan angin kencang. Sehingga meningkatkan potensi gelombang tinggi," bebernya. Baca juga: Kesal Terdampak Banjir, Warga Panyabungan Ini Mancing Ikan di Teras Rumah

Untuk angin puting beliung, dia mengatakan potensinya saat ini tidak ada. Tetapi terjadinya angin kencang secara mendadak sekarang ini tetap ada di Batam dan Kepri. Hal ini juga sama dengan potensi petir. "Angin kencang aja yang kita waspadai sekarang dan waspada juga dengan petir," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Rekomendasi
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Infografis
10 Petinju dengan Pendapatan...
10 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved