Datang ke ITB, Kepala BPOM Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih
Jum'at, 16 April 2021 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Pada kunjungan yang dihadiri oleh Rektor ITB, Prof Reini Wirahadikusumah itu dilakukam diskusi membahas langkah pendampingan pengembangan Vaksin Merah Putih yang dilakukan oleh Tim Vaksin ITB.
Saat ini Tim Vaksin ITB melakukan pengembangan kandidat vaksin COVID-19 yang berbasis platform subunit protein dan vektor adenovirus.
"Vaksin ini lintas sektor maka perlu pendampingan dan fasilitas yang komplit. Maka dari itu ini adalah kesempatan kita bisa bekerja sama dengan segala ekosistem yang dibutuhkan sehingga produk vaksin ini bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," ujar kepala BPOM.
Penny menjelaskan, riset mengenai vaksin memang tugas utamanya berada di bawah Kemenristek/BRIN. Akan tetapi dalam prorses hilirisasinya, merupakan tanggung jawab dari BPOM. Kunjungan ini dalam rangka memastikan bahwa penelitian vaksin yang sudah berjalan dapat dikembangkan sesuai standar yang ada sampai siap diuji klinik.
"Karena lintas sektor maka perlu pendampingan lebih intensif lagi hingga vaksin Merah Putih yang sudah diteliti di berbagai kampus ini menjadi kemandirian kita di bidang vaksin. Sehingga butuh pendampingan dan pengembangan fasilitas," tambahnya.
Saat ini Tim Vaksin ITB melakukan pengembangan kandidat vaksin COVID-19 yang berbasis platform subunit protein dan vektor adenovirus.
"Vaksin ini lintas sektor maka perlu pendampingan dan fasilitas yang komplit. Maka dari itu ini adalah kesempatan kita bisa bekerja sama dengan segala ekosistem yang dibutuhkan sehingga produk vaksin ini bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," ujar kepala BPOM.
Penny menjelaskan, riset mengenai vaksin memang tugas utamanya berada di bawah Kemenristek/BRIN. Akan tetapi dalam prorses hilirisasinya, merupakan tanggung jawab dari BPOM. Kunjungan ini dalam rangka memastikan bahwa penelitian vaksin yang sudah berjalan dapat dikembangkan sesuai standar yang ada sampai siap diuji klinik.
"Karena lintas sektor maka perlu pendampingan lebih intensif lagi hingga vaksin Merah Putih yang sudah diteliti di berbagai kampus ini menjadi kemandirian kita di bidang vaksin. Sehingga butuh pendampingan dan pengembangan fasilitas," tambahnya.
Lihat Juga :