Awas, Varian E484K COVID-19 Tidak Terdeteksi Antibodi dan Lebih Ganas
Rabu, 14 April 2021 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Makassar Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Saling Serang Saat Salat Tarawih
Terkait efikasi vaksin terhadap varian E484K , ia mengungkapkan, usai dilakukan tes netralisasi, beberapa vaksin menunjukkan hasil yang cukup bagus. Terutama pada orang yang sudah divaksin.
Tetapi, katanya, efek netralisasi mengalami penurunan pada varian yang memiliki mutasi E484K . Seperti pada Pfizer dan Moderna. Sedangkan Johnson & Johnson, Astrazeneca, dan Novavax dilaporkan mengalami penurunan yang lebih daripada Pfizer dan Moderna.
Baca juga: Indramayu Gempar Ada Pesantren Gelar Salat Tarawih Hanya 6 Menit, Ini Kata MUI Jabar
"Beberapa sampel dari pasien yang sudah terinfeksi COVID-19 atau vaksin Sera juga mengalami proses penurunan. Tepatnya pada mekanisme netralisasi ketika dilakukan pemeriksaan memakai Varian E484K," kata Ketua Cabang Perhimpunan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PERDALIN) Surabaya itu.
Terkait efikasi vaksin terhadap varian E484K , ia mengungkapkan, usai dilakukan tes netralisasi, beberapa vaksin menunjukkan hasil yang cukup bagus. Terutama pada orang yang sudah divaksin.
Tetapi, katanya, efek netralisasi mengalami penurunan pada varian yang memiliki mutasi E484K . Seperti pada Pfizer dan Moderna. Sedangkan Johnson & Johnson, Astrazeneca, dan Novavax dilaporkan mengalami penurunan yang lebih daripada Pfizer dan Moderna.
Baca juga: Indramayu Gempar Ada Pesantren Gelar Salat Tarawih Hanya 6 Menit, Ini Kata MUI Jabar
"Beberapa sampel dari pasien yang sudah terinfeksi COVID-19 atau vaksin Sera juga mengalami proses penurunan. Tepatnya pada mekanisme netralisasi ketika dilakukan pemeriksaan memakai Varian E484K," kata Ketua Cabang Perhimpunan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PERDALIN) Surabaya itu.
Lihat Juga :