Sukses Investasi Bitcoin, Sigit Tanoko Berbagi Tips dan Triknya
Rabu, 14 April 2021 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Dari cara tersebut, Sigit Tanoko berhasil menyiapkan dana sebesar Rp300.000.000 lebih. Namun, Sigit memilih untuk membagi dana tersebut dengan membeli sebuah mobil dan juga menyisihkan dana lain untuk kembali diinvestasikan. "Tentunya, investasi tersebut tidak hanya berpusat pada Bitcoin, tetapi juga pada altcoin lain seperti Ether," jelasnya.
Selain itu, Sigit Tanoko juga melakukan transaksi peer-to-peer (P2P) agar keuntungan yang didapatkan semakin besar. Dengan melakukan transaksi ini, ia berhasil mengambil keuntungan sebesar 15% darinya. Trik ini dilakukan dengan mengambil jeda harga Bitcoin di luar negeri dan di Indonesia. (Baca juga; Harga Bitcoin Naik Turun, Tetap Bisa "Cuan" Bila Dikelola Cermat )
Menurut Sigit, modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi Bitcoin adalah 10 Bitcoin dan membutuhkan waktu trading bitcoin sekitar 3 sampai 6 bulan lamanya untuk dapat membeli mobil Wuling Almaz miliknya. Sigit melakukan withdraw untuk mencairkan Bitcoin menjadi rupiah, melalui platform exchange lokal.
Dari kiat-kiat dan tips yang diberikan oleh Sigit, dia menjelaskan bahwa sebelum berinvestasi atau melakukan trading Bitcoin, trader harus paham betul apa itu Bitcoin. "Maraknya penipuan Bitcoin dikarenakan banyak orang belum mengerti betul apa itu Bitcoin dan asal membeli Bitcoin di beberapa exchange yang kurang terpercaya. Selain itu, bagi para pemula banyak kesalahpahaman, mereka kira harus membeli 1 bitcoin, padahal bisa mulai dari Rp20.000," jelasnya.
Sigit menambahkan, ketika sedang melakukan trading, trader harus sabar dan sesuai dengan rencana trading yang sudah ditetapkan. "Harga Bitcoin atau mata uang crypto lainnya memang fluktuatif yang membuat para trader harus sabar dalam rentang waktu yang tak menentu ketika hendak menjual kembali Bitcoin dengan harga tinggi," pungkasnya.
Selain itu, Sigit Tanoko juga melakukan transaksi peer-to-peer (P2P) agar keuntungan yang didapatkan semakin besar. Dengan melakukan transaksi ini, ia berhasil mengambil keuntungan sebesar 15% darinya. Trik ini dilakukan dengan mengambil jeda harga Bitcoin di luar negeri dan di Indonesia. (Baca juga; Harga Bitcoin Naik Turun, Tetap Bisa "Cuan" Bila Dikelola Cermat )
Menurut Sigit, modal yang dibutuhkan untuk melakukan investasi Bitcoin adalah 10 Bitcoin dan membutuhkan waktu trading bitcoin sekitar 3 sampai 6 bulan lamanya untuk dapat membeli mobil Wuling Almaz miliknya. Sigit melakukan withdraw untuk mencairkan Bitcoin menjadi rupiah, melalui platform exchange lokal.
Dari kiat-kiat dan tips yang diberikan oleh Sigit, dia menjelaskan bahwa sebelum berinvestasi atau melakukan trading Bitcoin, trader harus paham betul apa itu Bitcoin. "Maraknya penipuan Bitcoin dikarenakan banyak orang belum mengerti betul apa itu Bitcoin dan asal membeli Bitcoin di beberapa exchange yang kurang terpercaya. Selain itu, bagi para pemula banyak kesalahpahaman, mereka kira harus membeli 1 bitcoin, padahal bisa mulai dari Rp20.000," jelasnya.
Sigit menambahkan, ketika sedang melakukan trading, trader harus sabar dan sesuai dengan rencana trading yang sudah ditetapkan. "Harga Bitcoin atau mata uang crypto lainnya memang fluktuatif yang membuat para trader harus sabar dalam rentang waktu yang tak menentu ketika hendak menjual kembali Bitcoin dengan harga tinggi," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :