Harga Bitcoin Naik Turun, Tetap Bisa Cuan Bila Dikelola Cermat
Rabu, 10 Maret 2021 - 15:35 WIB
loading...
Harga Bitcoin Naik Turun, Tetap Bisa Cuan Bila Dikelola Cermat. Foto/Ist
A
A
A
BOGOR - Di Indonesia, bursa aset kripto berjenis spot amatlah popular. Namun, di bursa lain seperti di Salma Markets, menawarkan jenis derivatif dalam bentuk kontrak berjangka (futures contract). Cara ini memungkinkan trader mencetak "cuan" alias uang atau keuntungan, baik ketika harga Bitcoin dan Harprixcoin naik atau pun turun.
“Ribuan trader telah membuat keputusan investasi bijak di Salma Markets baik saat bull market ataupun bear market. Investor dan trader yang berani mengambil risiko berspekulasi pada Bitcoin, Harprixcoin dan altcoin lainnya dan mendapat cuan besar jika menjual di saat yang tepat. Para trader mendapatkan cuan luar biasa dengan mengamati gerakan pasar dan memanfaatkan perubahan harga,” kata COO of Salma Markets, Annie Luong, dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).(Baca juga: Ketika Bitcoin, Saham Apple dan Tesla Menembus Batas Benua )
Tim Salma Markets menyoroti, bahwa volatilitas dalam pasar kripto sangatlah brutal jika trader tidak memiliki rencana matang. Rencana untung dari pergerakan harga Bitcoin, Harprixcoin dan aset kripto lain, termasuk mengambil cuan saat harganya meningkat dan juga saat harganya menurun. (Baca juga: Aset Kripto Terpopuler Kedua Setelah Bitcoin Catatkan Sejarah )
“Perdagangan jenis ini memungkinkan menggunakan mekanisme perdagangan berjangka. Dalam perdagangan berjangka, trader membeli dan menjual kontrak Bitcoin, Harprixcoin atau aset kripto lain dan menutup posisinya dalam uang (USD),” kata dia.
Trader dapat memilih untuk short sell Bitcoin jika merasa harganya akan turun. Short selling berarti trader membeli kontrak yang memberi untung jika harga di masa depan lebih rendah dibanding harga saat pembelian kontrak itu.
Saat pasar sedang tren menurun, atau saat memasuki fase bear, trader dapat melakukan short sell untuk mendapat untung atau untuk melindungi aset mereka dari harga yang sedang melemah.
“Ribuan trader telah membuat keputusan investasi bijak di Salma Markets baik saat bull market ataupun bear market. Investor dan trader yang berani mengambil risiko berspekulasi pada Bitcoin, Harprixcoin dan altcoin lainnya dan mendapat cuan besar jika menjual di saat yang tepat. Para trader mendapatkan cuan luar biasa dengan mengamati gerakan pasar dan memanfaatkan perubahan harga,” kata COO of Salma Markets, Annie Luong, dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).(Baca juga: Ketika Bitcoin, Saham Apple dan Tesla Menembus Batas Benua )
Tim Salma Markets menyoroti, bahwa volatilitas dalam pasar kripto sangatlah brutal jika trader tidak memiliki rencana matang. Rencana untung dari pergerakan harga Bitcoin, Harprixcoin dan aset kripto lain, termasuk mengambil cuan saat harganya meningkat dan juga saat harganya menurun. (Baca juga: Aset Kripto Terpopuler Kedua Setelah Bitcoin Catatkan Sejarah )
“Perdagangan jenis ini memungkinkan menggunakan mekanisme perdagangan berjangka. Dalam perdagangan berjangka, trader membeli dan menjual kontrak Bitcoin, Harprixcoin atau aset kripto lain dan menutup posisinya dalam uang (USD),” kata dia.
Trader dapat memilih untuk short sell Bitcoin jika merasa harganya akan turun. Short selling berarti trader membeli kontrak yang memberi untung jika harga di masa depan lebih rendah dibanding harga saat pembelian kontrak itu.
Saat pasar sedang tren menurun, atau saat memasuki fase bear, trader dapat melakukan short sell untuk mendapat untung atau untuk melindungi aset mereka dari harga yang sedang melemah.
Lihat Juga :