Pasokan Pangan di Sulsel Dipastikan Aman Selama Ramadan

Selasa, 13 April 2021 - 08:52 WIB
loading...
Pasokan Pangan di Sulsel...
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memastikan pasokan pangan aman memasuki bulan Ramadan 1442 Hijriah. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memastikan pasokan pangan aman memasuki bulan Ramadan 1442 Hijriah. Komoditas pangan dikatakan masih tersedia.

Kondisi ini dipastikan usai melakukan peninjauan lapangan di Pasar Terong Makassar, Senin (12/4/2021). Andi Sudirman turut didampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar Hilman Pujana, serta beberapa Kepala OPD terkait Lingkup Pemprov Sulsel .

Dalam kesempatannya, Plt Gubernur Sulsel mengunjung beberapa kios pedagang dan menanyakan stok komoditas hingga harga pangan . Bahkan, menyempatkan diri memborong beberapa dagangan yang dijual.

"Sebelum masuk Ramadan , kita mengecek data umum (ketersediaan pangan di pasar). Alhamdulillah, Insya Allah pasokan pangan masih aman," ujar dia.

Baca Juga: Awal Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Pangkep Terkendali

Andi Sudirman mengaku, pengawasan terhadap stok dan harga pangan akan dilakukan secara berkala. Komoditas pangan harus dipastikan terkontrol selama bulan Ramadan.

Terkait persoalan harga, diakui ada fluktuasi. Salah satu komoditas cabe, misalnya, yang sempat dilaporkan mengalamai kenaikan harga, dikatakan sudah mulai menurun. Sementara telur, mengalami kenaikan.

"Setelah kita cek, cabe sudah turun, dari yang sebelumnya harga Rp90-100 ribuan, sekarang sudah Rp70 ribu per Kg. Harga beras stabil. Harga minyak ada kenaikan seribu masih wajar. Daging Rp120 ribu masih normal. Harga ayam dan bawang juga normal. Yang naik ini harga telur, dari Rp38 ribu menjadi Rp43 ribu, naik Rp5 ribu," urai dia.

Baca Juga: Tiga Fase Naiknya Harga Pangan Selama Puasa dan Lebaran

Andi Sudirman pun memberi perhatian terhadap komoditas cabe. Stok perlu dipastikan, agar harga di pasaran bisa terkontrol. Cabe harus dijamin suplainya untuk Sulsel lebih dulu, khususnya Makassar.

"Nanti Jeneponto akan panen. Insya Allah akan mulai turun lagi. Kita juga tidak ingin (harga) turun kencang. Jangan sampai masalah di sistem rantai pasokan. Kita juga tidak bisa (menghambat penjualan) ketika luar Sulsel membutuhkan. Ini kan pasar, kita tidak bisa menahan barang untuk keluar,” paparnya.

Intervensi harga akan dilakukan melalui operasi pasar untuk mengendalikan. “Namun bagaimana kita menjaga harga tidak melonjak naik, maka kita akan turun untuk intervensi operasi pasar. Apalagi saat ini sudah turun dengan harga Rp70 ribu," lanjut Andi Sudirman.

Baca Juga: 10 Tahun Terakhir, Harga Pangan Tak Pernah Turun Saat Puasa

Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam mengemukakan, Satgas Pangan dari Polda Sulsel akan bertugas dalam mengendalikan harga dan inflasi. Ada beberapa faktor yang membuat harga mengalami kenaikan atau penurunan. Diantaranya karena faktor permintaan, ketersediaan, panen, maupun kondisi.

"Intinya bagaimana kita menjaga agar tidak ada permainan harga. Kita bersama-sama dengan stakeholder terkait Satgas Pangan untuk ikut membantu dalam hal pengawasan terhadap para pelaku yang 'nakal' yang memanfaatkan situasi dan mempertahankan barang untuk menaikkan harga," tutur Merdisyam.

Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) VI KPPU Makassar, Hilman Pujana menambahkan, KPPU berfokus bagaimana kelancaran arus barang. Apa berfungsi secara maksimal ataupun tidak.

"Kepada pelaku usaha, tolong tidak mengambil kesempatan terlalu menaikkan harga. Seperti yang kita cek ketersediaan cukup, jadi kita harapkan harga bisa stabil. Kita tetap memantau agar tidak ada pelaku usaha yang menahan atau menghambat arus pasokan barang di pasar," terangnya.

Baca Juga: PLN UIW Sulselrabar Jamin Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Pastikan Stok...
Pramono Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman di Tengah Perang AS-Israel Vs Iran
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Harga-harga Tidak Boleh Naik saat Ramadan
IKAPPI Jakarta Berharap...
IKAPPI Jakarta Berharap Kestabilan Harga Pangan Terus Dijaga
Stok Pangan Aman selama...
Stok Pangan Aman selama Lebaran, Gubernur Kalteng Bakal Tindak Tegas Oknum Nakal
Satgas Pangan Polda...
Satgas Pangan Polda Metro: Stok Bahan Pokok Awal Ramadan 2025 Mencukupi
Stok Bahan Pangan Aman...
Stok Bahan Pangan Aman Jelang Lebaran, Satgas Pangan Kabupaten Malang Temukan Penurunan Harga
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved