Warga Malang Masih Trauma Tidur Dalam Rumah Pasca Gempa
Senin, 12 April 2021 - 04:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dua Mobil Alami Rem Blong Masuk Jurang 25 Meter di Mojokerto, Belasan LUka
Sovie menambahkan, bahwa pasca gempa Sabtu lalu, masyarakatnya masih sedikit mengalami trauma dan ketakutan. Sementara waktu sebagian warga memilih mendirikan tenda di dekat rumah mereka, sampai memastikan situasi aman terkendali terlebih pada Minggu (11/4/2021) pagi sempat terjadi gempa susulan meskipun dengan kekuatan yang lebih rendah dari sebelumnya.
"Sementara juga kami buatkan tenda. Masyarakat masih trauma jika tinggal di rumah. Untuk korban meninggal kemarin sudah kemarin sudah dimakamkan," ungkapnya.
Sebagai antisipasi, pihaknya juga menyiapkan untuk setiap balai desa untuk dijadikan tempat pengungsian. Seperti di Desa Wirotaman yang terdampak paling parah saat ini sudah dibuatkan posko pengungsian di Balai Desa Wirotaman.
"Sudah kami siapkan semua untuk titik-titik pengungsian. Paling parah di Wirotaman sudah disiapkan di balai desa, dan beberapa tempat lainnya," sambungnya.
Sovie menambahkan, bahwa pasca gempa Sabtu lalu, masyarakatnya masih sedikit mengalami trauma dan ketakutan. Sementara waktu sebagian warga memilih mendirikan tenda di dekat rumah mereka, sampai memastikan situasi aman terkendali terlebih pada Minggu (11/4/2021) pagi sempat terjadi gempa susulan meskipun dengan kekuatan yang lebih rendah dari sebelumnya.
"Sementara juga kami buatkan tenda. Masyarakat masih trauma jika tinggal di rumah. Untuk korban meninggal kemarin sudah kemarin sudah dimakamkan," ungkapnya.
Sebagai antisipasi, pihaknya juga menyiapkan untuk setiap balai desa untuk dijadikan tempat pengungsian. Seperti di Desa Wirotaman yang terdampak paling parah saat ini sudah dibuatkan posko pengungsian di Balai Desa Wirotaman.
"Sudah kami siapkan semua untuk titik-titik pengungsian. Paling parah di Wirotaman sudah disiapkan di balai desa, dan beberapa tempat lainnya," sambungnya.
Lihat Juga :