Diculik 32 Tahun Lalu, Pria Ini Kembali Bertemu Orang Tua
Rabu, 20 Mei 2020 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Mao Yin - yang telah berganti nama menjadi Gu Ningning - sekarang menjalankan bisnis dekorasi rumah. Ia mengatakan dia "tidak yakin" tentang masa depan, tetapi akan menghabiskan waktu bersama orang tuanya.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian mengatakan Mao Yin telah dijual kepada pasangan yang tidak memiliki anak seharga USD840.
Investigasi atas kasus penculikan Mao Yin yang terjadi pada 1988 masih berlangsung.
Penculikan dan perdagangan bayi telah menjadi masalah di China selama beberapa dekade. Tidak ada angka resmi, tetapi di situs Baby Come Back Home ada 14.893 postingan yang mencari anak laki-laki yang hilang, dan 7.411 mencari anak perempuan.
Pada 2015, diperkirakan 20.000 anak-anak diculik setiap tahun di China.
Pada tahun 2009, Kementerian Keamanan Publik China membuat basis data DNA yang sejak itu membantu menemukan lebih dari 6.000 anak yang hilang. Dan pada Mei 2016, kementerian itu meluncurkan sistem yang disebut "Reuni", yang pada Juni 2019 telah menyebabkan lebih dari 4.000 anak menemukan keluarga mereka.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian mengatakan Mao Yin telah dijual kepada pasangan yang tidak memiliki anak seharga USD840.
Investigasi atas kasus penculikan Mao Yin yang terjadi pada 1988 masih berlangsung.
Penculikan dan perdagangan bayi telah menjadi masalah di China selama beberapa dekade. Tidak ada angka resmi, tetapi di situs Baby Come Back Home ada 14.893 postingan yang mencari anak laki-laki yang hilang, dan 7.411 mencari anak perempuan.
Pada 2015, diperkirakan 20.000 anak-anak diculik setiap tahun di China.
Pada tahun 2009, Kementerian Keamanan Publik China membuat basis data DNA yang sejak itu membantu menemukan lebih dari 6.000 anak yang hilang. Dan pada Mei 2016, kementerian itu meluncurkan sistem yang disebut "Reuni", yang pada Juni 2019 telah menyebabkan lebih dari 4.000 anak menemukan keluarga mereka.
(vit)
Lihat Juga :