Kodam XVIII/Kasuari dan Unipa Wujudkan Ketahanan Pangan Mahasiswa
Sabtu, 10 April 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
"Ke depan diharapkan melalui kegiatan ketahanan pangan ini selain dapat membantu adik-adik mahasiswa Unipa dalam pemenuhan gizi dan alternatif sayuran untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, juga untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat," ujar Pangdam.
Kegiatan Ketahanan Pangan Mahasiswa tersebut tidak hanya dilakukan oleh TNI. Namun merupakan wujud dari sinergitas TNI-Polri, pemda, mahasiswa dan dosen yang ikut serta mendorong para petani dan masyarakat untuk bercocok tanam. Tujuannya untuk membantu masyarakat mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan keluarga di wilayah Papua Barat.
"Setelah kegiatan hari ini, harapannya ke depan mahasiswa Unipa bisa merawat dan menjaga tanaman-tanaman ini sampai bisa panen, sehingga dapat menyiapkan pemenuhan kebutuhan sayur dan dimasak sendiri," harap Pangdam.
Penanaman perdana berbagai jenis tanaman sayuran dalam rangka Ketahanan Pangan Mahasiswa di Asrama Mahasiswa Unipa asal Kabupaten Bintuni ini, lanjut dia, dimaksudkan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menemukan solusi yang inovatif dan berkelanjutan guna menjawab tantangan di masa pandemi COVID-19.
Selain itu juga untuk menjamin ketersediaan pangan cukup, aman, baik pada tingkat nasional, daerah, hingga rumah tangga, utamanya bagi para mahasiswa Unipa.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani dalam sambutannya memberikan pesan-pesan kepada para mahasiswa Unipa, khususnya mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Papua Barat di luar Kabupaten Manokwari yang tinggal di asrama-asrama mahasiswa di sekitar Kampus Unipa. Terlebih lagi yang berada di Asrama Bintuni dan Asrama Waropen, yang menjadi lokasi Ketahanan Pangan yang hadir pada kegiatan itu.
“Saat ini, pemerintah, seluruh stakeholder termasuk Pangdam XVIII/Kasuari telah memberikan perhatian yang luar biasa. Begitu selesai kita luncurkan dengan penanaman secara bersama-sama, setelah itu (tanaman) dijaga, dirawat, setiap pagi disiram sampai dengan panen," pintanya.
Kegiatan Ketahanan Pangan Mahasiswa tersebut tidak hanya dilakukan oleh TNI. Namun merupakan wujud dari sinergitas TNI-Polri, pemda, mahasiswa dan dosen yang ikut serta mendorong para petani dan masyarakat untuk bercocok tanam. Tujuannya untuk membantu masyarakat mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan keluarga di wilayah Papua Barat.
"Setelah kegiatan hari ini, harapannya ke depan mahasiswa Unipa bisa merawat dan menjaga tanaman-tanaman ini sampai bisa panen, sehingga dapat menyiapkan pemenuhan kebutuhan sayur dan dimasak sendiri," harap Pangdam.
Penanaman perdana berbagai jenis tanaman sayuran dalam rangka Ketahanan Pangan Mahasiswa di Asrama Mahasiswa Unipa asal Kabupaten Bintuni ini, lanjut dia, dimaksudkan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menemukan solusi yang inovatif dan berkelanjutan guna menjawab tantangan di masa pandemi COVID-19.
Selain itu juga untuk menjamin ketersediaan pangan cukup, aman, baik pada tingkat nasional, daerah, hingga rumah tangga, utamanya bagi para mahasiswa Unipa.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani dalam sambutannya memberikan pesan-pesan kepada para mahasiswa Unipa, khususnya mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Papua Barat di luar Kabupaten Manokwari yang tinggal di asrama-asrama mahasiswa di sekitar Kampus Unipa. Terlebih lagi yang berada di Asrama Bintuni dan Asrama Waropen, yang menjadi lokasi Ketahanan Pangan yang hadir pada kegiatan itu.
“Saat ini, pemerintah, seluruh stakeholder termasuk Pangdam XVIII/Kasuari telah memberikan perhatian yang luar biasa. Begitu selesai kita luncurkan dengan penanaman secara bersama-sama, setelah itu (tanaman) dijaga, dirawat, setiap pagi disiram sampai dengan panen," pintanya.
Lihat Juga :