Banyak Pengangguran, Anggota Dewan Pertanyakan Freeport Bangun Smelter di Luar Timika

loading...
Banyak Pengangguran, Anggota Dewan Pertanyakan Freeport Bangun Smelter di Luar Timika
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Mimika, Amandus Gwijangge. Foto/iNews TV/Nathan Making
TIMIKA - Langkah PT Freeport Indonesia , untuk membangun smelter di luar wilayah Kahipaten Mimika, Papua, dipertanyakan oleh anggota Komisi C DPRD Kabupaten Mimika, Amandus Gwijangge. Mengingat, di Kabupaten Mimika banyak pengangguran yang membutuhkan lapangan pekerjaan.

Baca juga: Punya Saham di Freeport, Tapi BUMD Papua Belum Juga Rampung

Dia secara khusus meminta kepada PT Freeport Indonesia, untuk membangun smelter tersebut di wilayah Timika. Hal ini untuk mengurangi pengangguran, dan juga untuk menciptakan lapangan pekerjaan khususnya untuk putra dan putri asli Timika.





Manajemen PT Freeport Indonesia belum memutuskan untuk membangun smelter di Timika, karena beberapa alasan seperti daya listrik, belum adanya pabrik pupuk dan pabrik semen. "Alasan itu tidak masuk akal," tegas Amandus.

Baca juga: Lagi Asyik Berhubungan Seks, Puluhan Pasangan di Tasikmlaya Ini Kaget Digerebek Petugas

Lebih lanjut dia mengatakan, PT Freeport Indonesia mengambil hasil kekayaan tambang di Timika, tetapi pengelolaan konsentratnya di tempat lain. Hal ini menurutnya sangat membingunkan.



Amandus menuturkan, pertambang di Timika, dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat Timika. Kerusakan dan kehancuran terjadi di Timika akibat kegiatan penambangan yang dilakukan PT Freeport Indonesia . "Ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat, agar smelter di bangun di Timika bukan di luar Papua," tegasnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top